counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Polisi Mengaku Tidak Bisa Sendiri Bersihkan Kampung Sapiria

CELEBESONLINE (Makassar): Meskipun polisi beberapa kali menggerebek Kampung Sapiria yang terkenal sebagai kampung pengguna narkoba, peredaran narkoba di wilayah itu tetap saja terjadi. Polisi mengaku tidak bisa bekerja sendiri untuk membersihkan kampung itu dari narkoba.

“Kami menilai perlu ada keterlibatan pihak lain khususnya Pemerintah Kota Makassar. Wilayah ini harus dibuat kondusif sehingga narkoba tidak lagi ditemukan di tempat itu,” kata Kapolrestabes Makassar Kombes Polisi Rusdi Hartono.

Kampung Sapiria terletak di daerah Pannampu, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Dari beberapa kali penggerebekan di kampung itu, polisi berhasil menyita banyak narkotika. Polisi juga menangkap pemakai dan pengedar dari berbagai kalangan.
Meskipun terus digerebek, nyatanya pemakai dan pengedar seperti tak pernah jera. Mereka lebih sering khawatir tidak bisa hidup dengan uang yang mudah didapatkan dari bisnis narkotika, daripada dipenjara.

Penggrebekan yang dilakukan Dit Narkoba dan Brimob Polda Sulselbar pada 2 September 2015, aparat menangkap 37 orang yang diduga bandar, pengedar, dan pengguna narkoba. Penggerebekan yang dilakukan Polsek Wajo pada 6 November 2015, polisi menangkap lima orang pemakai dan pengedar, satu di antaranya siswa SMP. Penggerebekan kembali dilakukan pada 8 Februari 2016 dan polisi menangkap lima orang.

“Pemerintah Kota Makassar harus menetapkan kota ini sebagai darurat narkoba khususnya di Kampung Sapiria karena peredarannya sudah sangat memprihatinkan dan dapat merusak generasi muda,” kata Rusdi.(*)

468×60 Banner semen
Logo Header Menu
web analytics