counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Di Luwu, Tes HIV Dulu Baru Bisa Nikah

New Banner Semen

CELEBESONLINE (Belopa): Jumlah penderita AIDS yang ditularkan melalui virus HIV terus bertambah di Sulsel. Semua kabupaten dan kota di Sulsel sudah terjangkiti penyakit yang belum ditemukan obatnya itu.

Untuk mengantisipasi makin banyaknya warga yang tertular, pemerintah Kabupaten Luwu mengeluarkan aturan melarang warganya menikah sebelum ikut tes HIV.

Salah satu tes HIV yang dikenal adalah Voluntary Counselling and Testing (VCT). Ini merupakan konseling dan tes sukarela untuk tes HIV.

Melalui tes ini, seseorang bisa ketahuan terinfeksi HIV atau tidak. Selain itu, VCT adalah cara membantu seseorang yang beresiko ataupun tidak beresiko terkena HIV untuk mendapat akses semua layanan baik informasi, edukasi, terapi, atau dukungan psikososial.

Pemerintah Kabupaten Luwu sementara menggodok Perda tentang hal tersebut. Komitmen besar itu diterapkan Bupati Luwu, Andi Mudzakkar, demi mewujudkan visi dan misi daerahnya sebagai kabupaten yang sehat dan religius.

“Kami sudah menyusun rancangan peraturan daerahnya (Perda) tentang larangan menikah tanpa surat keterangan sehat bebas HIV/AIDS bagi setiap warga Kabupaten Luwu,” tutur Andi Mudzakkar kemarin.

“Sangat disayangkan apabila ada satu pasangan yang positif ODHA kemudian dinikahkan sebelum dipastikan layak oleh dinas kesehatan untuk memiliki keturunan karena status ODHA-nya,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Luwu juga mewajibkan warganya untuk menanam minimal satu pohon bagi yang hendak menikah. Selain menyambung generasi manusia, Pemkab Luwu juga ingin manusia melanjutkan generasi alam. (*)

CELEBESONLINE
web
analytics