counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Pemilik Warung Pallubasa Samalona Bantah Makanannya Beracun

CELEBESONLINE (Makassar): Pemilik warung Pallubasa Samalona, Abdul Rahman, tidak terima jika makanan yang disajikan dinilai sebagai penyebab Muhammad Dimas (3 tahun) meninggal setelah beberapa jam makan di warung itu. Dimas meninggal enam jam setelah makan di warung itu. Kedua orangtua Dimas dan seorang kakaknya muntah-muntah dan harus dirawat di rumah sakit karena ikut makan di warung itu.

“Siapa bilang makanan di sini beracun. Saya sudah 20 tahun berjualan dan sudah ribuan orang makan tapi tidak apa-apaji,” kata Abdul Rahman dengan nada tinggi kepada CELEBES TV. Warung Pallubasa Samalona berada di sudut Jalan Irian dan Jalan Samalona.

Abdul Rahman baru mengetahui bahwa Dimas meninggal setelah mendapat informasi dari polisi. Abdul Rahman yakin ada makanan lain yang menjadi racun bagi keluarga itu karena keluarga kembali memakan sesuatu setelah pulang dari warung. “Saya siap jadi saksi dan makanan saya bisa diperiksa di Dinas Kesehatan Kota Makassar,” katanya.

Sejak kejadian itu, Warung Pallubasa Samalona menjadi sepi. Hanya beberapa pelanggan setia yang tetap makan.(*)

468×60 Banner semen
Logo Header Menu
web analytics