counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Kakak Ilham Arief Sirajuddin: Ini Hasil Skenario Politik

New Banner Semen

CELEBESONLINE (Jakarta): Kerabat dan keluarga mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin menyambut vonis 4 tahun penjara untuk Ilham dengan perasaan sedih. Mereka tak menyangka Ilham akan divonis penjara atas kasus kerja sama PDAM Makassar dengan investor pada rentang 2007-2013 tersebut.

Kakak Ilham Arief Sirajuddin, Syamsul Bachri Sirajuddin, termasuk yang meyakini Ilham tidak bersalah. Melalui grup WhatsApp, Daeng Ancu, nama akrab Syamsul, mengutarakan perasaannya terkait vonis tersebut. Ia menyebut, kasus yang menjerat adiknya, adalah hasil dari skenario politik untuk mengganjal karir Ilham sebagai calon gubernur di Sulsel. Berikut pernyataan Daeng Ancu sebagaimana yang ia tulis di grup WhatsApp:

“As.Wr.Wb. tabe….! Ayah (Alm) kami selalu mengingatkan kepada kami anak2nya, kalau hidup itu perjuangan. Beliau mengatakan kalau hidup ini bagaikan padi. Jadilah padi yang baik utk menjadi beras yg utuh, tapi jika kemudian tdk bisa jadi beras utuh dan hrs menjadi benir ( beras pecah ).

Berusahalah terus utk bisa ditanak menjadi nasi. Karena jika telah matang jadi nasi hampir tdk ada yg bisa membedakan ini nasi dari beras utuh atau ini nasi dari benir. Beliau menyatakan kalau kamu sdh matang dalam hidup ini tdk susah mencari tempat yg baik didunia ini..

Terima kasih atas nama keluarga saya ucapkan pada sahabat2 ku, bapak2 dan ibu2 serta handai tolan atas Doa dan dorongan semangat kepada Adik Kami Ilham Arief Siradjuddin. Dalam menghadapi cobaan hidupnya. Kami tetap semangat utk terus mencari keadilan yg hakiki. Karena IAS selalu mengatakan kepada saya dan keluarga bahwa ” saya tdk mencuri dan tidak korupsi, apa yg saya lakukan sbg walikota adalah utk memenuhi kebutuhan masy. Akan pengadaan air bersih.

Negara tdk pernah dirugikan dalam konteks ini karena ini adalah kerja sama investasi shg tdk ada kerugian negara. IAS dianggap salah karena menyalagunakan kewenangan. Ini hasil keputusan pengadilan tipikor. Namun Saya bersama keluarga merasa bahwa apa yg dialami oleh adik kami IAS adalah satu skenario politik di sulsel. Inshaa Allah semua akan terlihat kemudian. Sekali lagi terima kasih yg sebesar- besarnya kpd semua pihak atas doa dan dorongan semangat kepada IAS.

hanya kepada Allah swt. Kami memohon balasannya….. dan kami yakin Allah tdk akan membebankan suatu beban diluar dr kemampuan hambanya LAA YUKALLIFULLAHU NAFSAN ILLA US’AHA.
Aamii Ya Robbul Alamin…Wassalam.”

Pada sidang yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Senin (29/02/2016), lima hakim yang diketuai Tito Suhud menjatuhkan vonis empat tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsidair penjara 1 bulan kepada mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin. Majelis Hakim juga memutuskan Ilham Arief Sirajuddin membayar uang pengganti Rp 150 juta subsidair penjara 1 tahun. Jika Ilham tidak sanggup membayar denda itu, pengadilan memerintahkan agar maka harta benda milik Ilham disita dan dilelang

Hukuman itu lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jaksa menuntut Ilham Arief dengan hukuman 8 tahun penjara, denda Rp 300 juta subsidair 3 bulan kurungan, dan membayar uang pengganti Rp 5,505 miliar.(*)

Related posts

CELEBESONLINE