counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Lombok dan Tomat Mahal di Sulsel, KPPU Mulai Curiga

CELEBESONLINE (Makassar): Harga komoditas cabai atau lombok dan bawang masih terus meroket di pasaran. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Makassar pun mulai curiga ada permainan kartel pangan oleh pedagang besar di Sulawesi Selatan.

Kenaikan harga itu diduga karena para pedagang besar lebih suka menjual ke luar Pulau Sulawesi Selatan sehingga pasokan di Sulawesi Selatan berkurang dan harga pun ikut naik. Ketua KPPU Kantor Perwakilan Daerah Makassar Ramli Simanjuntak mengatakan, besar kemungkin indikasi kartel atau persekongkolan antardua pihak yang merugikan pedagang kecil di Sulsel. “Perilaku kartel tersebut tercermin dari kenaikan harga pangan tiap minggu yang naik berkala di sekitar Rp 5.000 di seluruh pasar tradisional di Kota Makassar,” kata Ramli.

Pantauan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kota Makassar di beberapa pasar tradisional menemukan dalam tempo empat pekan sejak akhir Februari lalu, kenaikan harga pangan seperti cabai dan bawang mencapai Rp 20 ribu. “Kami masih melakukan penyidikan terhadap distibutor besar di sejumlah daerah di Sulsel yang menjadi lumbung pangan seperti Kabupaten Sidrap, Enrekang, dan Pinrang. Sesuasi Undang-Undang Persaingan Usaha, KPPU siap memperkarakan pedagang besar yang ditemukan melakukan tindakan kartel yang merugikan pedagang kecil dan konsumen,” kata Ramli.(*)

468×60 Banner semen
Logo Header Menu
web
analytics