counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Pihak Jembatan Tello Tak Penuhi Panggilan Kejati Sulsel

CELEBESONLINE (Makassar): Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan mengusut perluasan Jembatan Tello. Pembangunan proyek senilai Rp 14 milyar tersebut terindikasi korupsi.

Penyidik intelijen Kejati Sulsel sedang mengumpulkan barang bukti dan keterangan. “Penyidik telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap pejabat pembuat komitmen (PPK), rekanan, dan konsultan pembangunan Jembatan Tello,” kata Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel Salahuddin kepada CELEBES TV.

Tiga orang yang dipanggil Kejati Sulsel, sama-sama tidak hadir. Kepada penyidik, mereka mengaku sedang berada di luar kota. Kejati Sulsel kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap PPK, rekanan, dan konsultan pembangunan Jembatan Tello pekan depan.

Kejati mengusut pembangunan perluasan Jembatan Tello. Proyek ini sedianya rampung akhir Desember 2015 tapi hingga batas waktu, kontraktor PT Galih Medan Perdana (GMP) belum berhasil merampungkan pekerjaan itu. Bahkan setelah diberi tambahan 15 hari, GMP sudah tidak bisa menjalankan kewajibannya.

Anggaran yang dihabiskan sekitar 85 persen dari total anggaran Rp 14 milyar sementara fisik pembangunan dinilai belum mencapai 50 persen.(*)

468×60 Banner semen
Logo Header Menu
web
analytics