counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Fakultas Kedokteran Unibos Buka Kuota 50 Maba

New Banner Semen

CELEBESONLINE (Makassar): Universitas Bosowa (Unibos) Makassar resmi membuka Jurusan Fakultas Kedokteran setelah SK ijin ditandatangi pada 16 Februari lalu oleh Menterian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti), Mohammad Nasir.

Rektor Unibos, Prof Saleh Pallu, menerima langsung SK tersebut dari Mohammad Nasir pad 29 Maret lalu. Selain mendapatkan SK ijin pembukaan Fakultas Kedokteran, Unibos juga sudah mengantongi sertifikat penyesuaian nama dari Universitas 45 Makassar (Yayasan Andi Sose) menjadi Universitas Bosowa di bawah naungan Yayasan Aksa Mahmud.

Dengan demikian, Unibos akan membuka pendaftaran penerimaan mahasiswa baru (maba) tahun ajaran 2016-2017 pada Juni mendatang. Karena merupakan fakultas baru dan sesuai aturan dari Kemenristek Dikti, maka Unibos hanya membuka kuota sebanyak 50 kursi.

“Untuk awalnya, kita terima 50 maba, selanjutnya akan lihat perkembangan bagaimana. Kita juga masih kerja sama dengan Unhas yang akan memberikan bimbingan,” kata Prof Saleh.

“Kementerian juga akan bentuk tim untuk memantau selama satu tahun program ini. Karena itu, kami akan terus melakukan perbaikan agar fakutas ini terus berkembang. Kami sudah persiapkan sarana dan prasarana, lab, dosen, dan terus menjalin komunikasi dengan Unhas untuk membimbing dan membina kami,” lanjutnya.

Di Makassar, universitas swasta yang memiliki Fakultas Kedokteran baru tiga. Selain Unibos, dua kampus sebelumnya sudah membina Kedokteran, yaitu Universitas Muhammadiyah dan Universitas Muslim Indonesia (UMI). Selanjutnya, Universitas Islam Alauddin (UIN) juga akan memiliki fakultas pencetak profesi dokter tersebut.

Melihat hal itu, Unibos optimis bisa meraup bakal calon mahasiswa baru. Pasalnya, Unibos memiliki pasar yang lebih luar dan umum.

“Makanya, Unibos tidak boleh eksklusif. Di Makassar, universitas swasta yang ada Kedokterannya semua berbasis Islam. Ini peluang kita, menggaet semua kalangan. Jadi, Unibos bisa menggaet calon mahasiswa baru dari kalangan non Muslim,” kata Prof dr Haeruddin Razak selaku pembina Fakultas Kedokteran Unibos.

Saat ini, Unibos telah melakukan seleksi untuk tenaga pendidik. Sesuai dengan arahan dari Kemenristek, Unibos wajib menyiapkan 28 dosen.

“Kita sudah tes dosen, ada 60 yang mendaftar tapi yang lolos hanya 11 orang. Seleksi ini kita libatkan tenaga ahli, termasuk dari Unhas,” kata Prof Saleh.

“Kita memang mencari dosen yang berkualitas dengan Toefl minimal 500. Ini cari kita agar bisa bersaing secara global,” tambahnya.(*)

Related posts

CELEBESONLINE