counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Sapi F-1 Hasil Kawin Silang dari Australia Sasar Pasar Indonesia

CELEBESONLINE (Makassar): Lembaga stasiun riset di Australia mengembangkan proyek persilangan silang ternak jenis Brahman dengan Senepol untuk di kirim ke Indonesia. Persilangan tersebut dinilai akan menghasilkan sapi Bakalan jenis unggul tak bertanduk dengan pangsa pasar sebesar 80 persen masuk ke Indonesia.

Keberlansungan ekspor ternak Australia ke Indonesia yang terjalin selama puluhan tahun dinilai sebagai kepercayaan pemerintah Indonesia terhadap produksi ternak asal Negari Kanguru tersebut. Hal tersebut membuat pemerintah Australia melalui lembaga riset, Kathrine Research Station, mencoba pengembangan produksi ternak sapi kualitas unggul untuk meningkatkan kualitas ekspor ternak ke berbagai negara tujuan, termasuk ke Indonesia.

Melalui lembaga stasiun riset tersebut, sejumlah peneliti melakukan eksperimen persilangan antara dua jenis sapi yang berbeda, sapi Brahman bertanduk dengan jenis sapi Senepol asal Eropa, sehingga menghasilkan sapi Bakalan unggul tak bertanduk.

Salah satu peneliti yang melakukan riset persilangan tersebut, Trisha Colley, mengungkapkan bahwa Indonesia menjadi salah satu tujuan ternak hasil persilangan dua jenis sapi yang ada di Australia. Sementara respon pasar Indonesia dinilai bagus karena hasil produk ternak persilangan dengan nama “F-1” saat pertama kali ini dikirim ke Indonesia memperlihatkan pertumbuhan lebih cepat dengan bobot badan lebih berat dibanding sapi Brahman pada umumnya.

“Sapi hasil persilangan ini tumbuh lebih cepat dibanding sapi Brahman alami. Di tempat penggemukan, pemilik sapi di Indonesia berharap ketersediaan sapi F-1 lebih banyak lagi,” kata Trisha.

Sejumlah peneliti yang berpusat di Northern Teretory ini ingin meyakinkan industri peternakan di seluruh negara importir agar bisa menerima hasil persilangan sebagai ternak yang memiliki kualitas yang baik. Sapi F-1 ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia sebagai pasar terbesar Australia dengan persentase 80 persen pertahun.(*)

468×60 Banner semen
Logo Header Menu
web
analytics