counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Bosowa Semen-LPJK Sulsel Uji Kompetensi Tukang dan Mandor di Selayar

New Banner Semen

CELEBESONLINE (Benteng): Sebanyak 50 pekerja konstruksi di kabupaten Kepulauan Selayar yang terdiri atas tukang dan mandor mengikuti workshop Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi, Senin (16/5/2016). Kegiatan yang berlangsung sampai Kamis (19/5/1016) ini digagas Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Sulawesi Selatan bekerjasama Bosowa Semen dan BPJS Ketenagakerjaan Makassar.

Pembukaan workshop digelar di Gedung PKK Selayar. Hadir Kabag Pembangunan LPJK Sulsel Andi Rumpang, Kabag Pembangunan Selayar Nursalam, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Makassar dan manajemen Bosowa Semen yang diwakili Technical Support, Erwin Nuryadin.

Peserta workshop nampak antusias, sebab mereka nantinya akan lebih paham dalam membangun sebuah konstruksi. Terlebih lagi, workshop ini juga menguji kompetensi para tukang dan mandor ini.

Setelah proses pembukaan dilakukan dan dibuka secara resmi, peserta pun mulai mengikuti materi pertama.

Materi itu tentang pengenalan produk Semen Bosowa. Peserta diberikan pemahaman seputar semen, termasuk komposisi semen serta profil Semen Bosowa yang didirikan oleh Aksa Mahmud ini. Materi ini dipresentasikan Erwin Nuryadin.

Selesai materi di kelas, peserta pun mengikuti praktek langsung di lapangan. Bergeser dari Gedung PKK Selayar sekitar 3 kilometer dari ibukota Selayar Kepulauan, di kampung Matalalang desa Bontobangun kecamatan Bontoharu, peserta mempraktekkan materi yang diberikan di kelas.

Dibagi dalam beberapa kelompok dari jumlah peserta yang datang, peserta langsung mempraktekkan cara mengukur pondasi, memasang kusen dan tegel serta pembesian. Memakai baju seragam berwarna merah bertuliskan Bosowa Semen, peserta nampaknya bersemangat.

Meski ditengah kegiatan, hujan gerimis membasahi lokasi namun tidak menyurutkan semangat mereka untuk menyelesaikan tantangan yang diberikan trainer. Setelah peserta mengikuti uji kompetensi ini, mereka mendapatkan sertifikat dari LPJK Provinsi Sulsel.

Kabag Pembangunan Provinsi Sulsel, Andi Rumpang mengatakan pelatihan ini sangat berguna agar nantinya para pekerja konstruksi tersebut berkompeten untuk bersaing dengan pekerja lainnya. Bahkan bisa bersaing dengan pekerja dari luar negeri.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman dan kesadaran para pekerja akan konstruksi serta peran strategisnya dalam pelaksanaan pembangunan nasional,” jelasnya.

Andi Rumpang menuturkan, pelatihan tersebut juga didukung dengan program mobile training unit (MTU). MTU diharapkan dapat menjangkau daerah untuk dilakukan pembinaan konstruksi.

MTU adalah bantuan dari Pusat Pembina Kompetensi Pelatihan Jasa Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum yang membidik tujuh provinsi se-Indonesia, termasuk Sulsel. Pasalnya, Sulsel dinilai cukup berhasil dalam membina para pekerja konstruksi. (*)

Related posts

CELEBESONLINE