counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Cinta Segi Tiga di Maros Berujung Maut

CELEBESONLINE (Maros): Asmara cinta segi tiga berujung tragis di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Seorang perempuan paruh baya tewas di tangan kekasih gelapnya yang tidak lain adalah pacar keponakannya sendiri.

Tangis haru keluarga korban pembunuhan sadis ini pun terdengar saat jasad korban yang tewas di tangan kekasih gelapnya tiba di rumah duka di lingkungan Sambotara, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, Maros, kemarin sore. Korban sempat diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Selatan dan Barat.

Korban yang bernama Rampe (49 tahun) meregang nyawa setelah ditikam berkali-kali dengan menggunakan gunting karena menolak berhubungan intim dengan pelaku yang bernama Haidir Aldin alias Irfan (22 tahun). Haidir merupakan kekasih gelap korban sekaligus kekasih keponakannya sendiri.

Polisi berhasil mengungkap kasus ini setelah menemukan mayat tanpa identitas di saluran irigasi di Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Maros, dua hari lalu. Pihak keluarga korban yang mengetahui penemuan jasad misterius melalui media sosial ini menghubungi polisi karena cirinya identik dengan korban yang sudah seharian tidak pernah terlihat di rumahnya.

Polisi mendapatkan keterangan dari beberapa saksi yang melihat korban dan pelaku bersama keponakannya berada di rumah korban sebelum kejadian. Polisi curiga korban yang memang biasa diantar pelaku pergi bersama korban.

Kapolres Maros AKBP Lafri Prasetyono mengatakan, korban dan pelaku cekcok karena pelaku minta dibelikan makanan. Pelaku juga jengkel karena ajakan hubungan badan ditolak.(*)

468×60 Banner semen
Logo Header Menu
web
analytics