counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Cegah Kecelakaan, Pengemudi PT Mallomo Dibekali Disiplin Lalu Lintas

New Banner Semen

CELEBESONLINE (Pangkep): Puluhan pengemudi PT Mallomo, anak perusahaan Bosowa Semen, dibekali pengetahuan terkait disiplin berlalu lintas, Jumat (3/6/2016). Pembekalan yang dikemas menjadi Training Pengemudi ini digelar di Wisma BM, Jalan Terminal Pangkep.

Pengemudi yang setiap harinya membawa truk 10 roda mengangkut Semen Bosowa untuk didistribusikan ini dibekali ilmu oleh Satuan Lalu Lintas Polres Pangkajene Kepulauan.

Kasat Lantas Polres Pangkep, AKP Saharuddin, turut hadir menyaksikan kegiatan yang berlangsung seharian ini. Ia mengapresiasi kegiatan ini sebab Mallomo dapat membantu tugas Kepolisian dalam menerapkan etika berkendara.

“Terima kasih kepada Bosowa Semen, khususnya pada Mallomo yang berinisiatif mengadakan kegiatan ini. Semoga sopir-sopir Mallomo dapat lebih tertib di jalan setelah dibekali oleh petugas kami dan saya yakin tidak ada sopirnya Mallomo yang tidak tertib,” ujar perwira yang pernah bertugas di Polres Maros tersebut.

Pengemudi ini diajar tentang bagaimana menerapkan safety driving, pemahaman instrumen berlalu lintas, dan etika berkendara. Mereka pun diberi pemahaman tingkat kecelakaan yang kerap terjadi di jalanan akibat kendaraan yang parkir di jalan.

Materi ini disampaikan Kanit Dikyasa Satlantas Polres Pangkep, Ipda Farha.

Driver Management Head PT Mallomo, Baharuddin Rani, mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membentuk performance sopir. Pengemudi dapat memakai standarisasi grooming, paham aturan berlalu lintas dan paham target waktu tempuh dari pabrik Maros hingga ke Pelabuhan Makassar, serta lokasi pendistribusian lainnya.

“Selain patuh akan waktu, kami juga sangat peduli keselamatan para pengemudi dan masyarakat sekitar akan keberadaan truk sepuluh roda di jalan,” ujar Baharuddin.

Seorang peserta, Amal Hamzah, mengatakan jika training ini sangat bermanfaat bagi mereka dalam menjalankan tugas di jalan. Terlebih lagi kedisiplinan pengemudi dibarengi dengan watak individu mereka. Sebab setiap pengemudi berbeda wataknya.

“Sopir ada yang bandel dan ada yang banyak bersabar. Karena tidak dapat dipungkiri semuanya pasti berbeda. Nah training ini menekankan kita agar lebih bersabar berhubung kami membawa mobil sepuluh roda yang lebih mengambil banyak space di jalanan,” katanya.

“Makanya, kami dituntut mesti lebih bersabar untuk mencegah hal hal yang tidak diinginkan,” tambah pria yang sudah 16 tahun menjadi pengemudi Mallomo ini. (*)

Related posts

CELEBESONLINE