counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

UMI Akan Pecat Mahasiswa Jika Terbukti Melakukan Kekerasan

New Banner Semen

CELEBESONLINE (Makassar): Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menyerahkan sepenuhnya kasus meninggalnya mahasiswa Fakultas Kedokteran, Resky Evienia Syamsul, kepada pihak berwajib. Pihak kampus akan memberikan sanksi skorsing hingga pemecatan kepada mahasiswa jika menemukan unsur kekerasan dalam kasus tersebut.

Penyebab kematian Eki-sapaan Rezky yang sempat koma tiga saat mengikuti pendidikan dasar Tim Bantuan Medis (TBM) UMI di Tombolo, Malino, kini masih menyimpang misterius. Meski pihak Rektorat UMI sudah menyampaikan keterangan resmi bahwa Resky meninggal disebabkan kecelakaan murni, namun kini muncul percakapan grup media sosial Line mahasiswa Kedokteran UMI yang seakan menyembunyikan penyebab kematian wanita berusia 22 tahun itu.

Adanya kejanggalan atas kematian Eki tersebut, pihak Rektorat UMI menyatakan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih jauh. Jika memang terbukti ada yang bersalah, pihak UMI akan memberikan sanksi berupa skorsing hingga pemecatan kepada mahasiswa yang terlibat.

“Kalau memang dari hasil penyelidikan ada mahasiswa yang melakukan kekerasan sehingga menyebabkan Resky koma dan meninggal, tentu kita tidak akan diam. Pihak kampus akan memberikan sanksi tegas,” kaya Wakil Rektor III UMI, Prof Achmad Gani.

“Kami masih menunggu penyelidikan dari pihak kepolisian. Kami juga akan melakukan evaluasi kinerja organisasi Tim Bantuan Medis (TBM), organisasi yang telah melakukan pendidikan dasar kepada para mahasiswa kedokteran yang diikuti Rezky yang menyebabkannya koma hingga meninggal dunia.(*)

Related posts

CELEBESONLINE