counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Gara-gara Daging Impor, Pedagang Daging di Makassar Khawatir

New Banner Semen

CELEBESONLINE (Makassar): Distributor daging sapi di Kota Makassar mengeluhkan sepinya penjualan usai Lebaran. Pedagang menilai masuknya daging sapi impor ke Sulsel dikhawatirkan berdampak terhadap menurunnya penjualan daging sapi lokal di Kota Makassar.

Meski harga daging sapi di Kota Makassar masih terkendali, distributor daging sapi di Kota Makassar mulai mengeluhkan sepinya penjualan usai hari raya Idul Fitri beberapa pekan lalu. Menurut Usman, pedagang daging sapi di Pasar Pa’baeng-baeng, masuknya impor daging sapi oleh pemerintah sejak awal tahun berdampak pada menurunnya permintaan daging sapi lokal.

Usman mengungkapkan, penjualan daging sapi lokal cenderung merosot usai Lebaran. Pedagang pun memilih mengurangi pasokan daging dari biasanya 300 kilogram per hari kini hanya dijual dalam jumlah relatif kecil di bawah 100 kilogram per hari.

Usman menambahkan, penjualan daging tahun ini diklaim lebih menurun dibanding tahun sebelumnya. Usman menduga, banyak pelanggan tetapnya dari kalangan pengusaha restauran dan rumah makan yang telah beralih ke produk daging impor.

Harga daging sapi lokal dan impor memiliki selisih harga cukup jauh. Daging lokal dipasarkan antara Rp 90 ribu hingga Rp 100 ribu rupiah perkilogram. Harga daging impor lebih terjangkau di kisaran Rp 70 ribu hingga Rp 80 ribu per kilogram. Selisih harga yang cukup jauh tersebut dikhawatirkan pedagang berdampak pada makin anjloknya penjualan daging sapi lokal di Kota Makassar.(*)

Related posts

CELEBESONLINE