counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Tunggakan Iuran Peserta BPJS Kesehatan di Makassar Mencapai Rp 21 Miliar

New Banner Semen

CELEBESONLINE, Makassar: Per tanggal 1 Agustus, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memberlakukan denda ketidakpatuhan membayar iuran sebesar 2,5 persen. Karena batas pembayaran sampai tanggal 10 setiap bulannya, maka denda itu akan berlaku mulai 11 Agustus nanti.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Cabang Utama (KCU) BPJS Kesehatan Makassar, dr Elsa Novelia, Senin (1/8/2016). Dijelaskan perhitungan denda sebesar 2,5 persen dikalikan jumlah bulan tertunggal dikalikan biaya rawat inap rumah sakit.

“Denda yang diberikan maksimal Rp 30 juta dan lamanya bulan tertungga yang dihitung adalah 12 bulan atau 1 tahun. Tapi, jika hanya rawat jalan, tidak dikenakan denda,” ucap Elsa.

Elsa mengatakan bahwa kesadaran peserta, khususnya yang jalur mandiri, untuk membayar iuran BPJS Kesehatan sangat rendah. Dari 2,3 juta peserta BPJS Kesehatan, hanya sekitar 58 persen yang rutin membayar.

“Di Makassar, tunggakaan sampai akhir Mei 2016 mencapai Rp 21 miliar. Tunggakan itu rata-rata dari peserta mandiri. Dari 2,3 juta peserta, ada 42 persen yang menunggak atau iasanya, mereka membayar kalau mau dipakai,” katanya.

Dengan adanya denda ini, Elsa berharap agar kesadaran masyarakat untuk membayar iuran BPJS Kesehatan secara rutin terus meningkat.(*)

Related posts

CELEBESONLINE