counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Kasus Dana Bansos Sulsel Tidak Boleh Dihentikan

CELEBESONLINE (Makassar): Penghentian kasus tindak pidana korupsi dana bantuan sosial (Bansos) Sulsel oleh Kejaksaan Tinggi Sulselbar dinilai pengamat hukum pidana Universitas Bosowa, Ruslan Renggong, penuh dengan kejanggalan. Menurut Ruslan, menurut asas keadilan dalam hukum pidana, uang negara yang telah dikembalikan atas kerugian yang ditimbulkan tidak dapat menghapuskan pidana.

Ruslan Renggong menilai penghentian kasus tindak pidana korupsi dana bantuan sosial atau bansos Sulsel oleh Kejaksaan Tinggi Sulselbar penuh kejanggalan dan perlu dipertanyakan. “Pertanyaannya, mengapa Kejaksaan Tinggi Sulsel baru mengambil langkah tersebut? Padahal sudah ada yang menjadi terpidana dalam kasus yang merugikan negara hingga TRp 8 miliar itu,” katanya.

Adapun terkait kerugian negara yang telah dikembalikan sesuai rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dapat menjadi dasar, namun menurut Ruslan, hal tersebut tidak dapat menghapuskan pidana hanya sebagai pertimbangan untuk keringanan hukuman dan sebagainya.

Terkait dalih Kepala Kejaksaan Tinggi Sulselbar Hidayatullah yang menyebut pelaku utama yakni mantan Sekretaris Daerah Sulsel Andi Muallim telah dihukum, menurut Ruslan, bukanlah merupakan alasan pas.(*)

468×60 Banner semen
Logo Header Menu
web analytics