counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

KPPU: Kemitraan Inti Plasma Harus Saling Menguntungkan

New Banner Semen

CELEBESONLINE, Makassar – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Perwakilan kota Makassar melakukan sosialisasi “Diseminasi Prinsip Perjanjian Kemintraan Pola Inti Plasma Bidang Usaha Peternakan Ayam Ras 2016” di Hotel Santika Makassar, Jalan Sultan Hasanuddin, Kamis (11/8/2016). Sosialisasi yang dihadiri sejumlah pengusaha ternak ayam ras ini dilakukan bersamaan dengan dikeluarkannya peraturan KPPU terkait inti plasma.

Melalui sosialisasi ini, KPPU mengingatkan pentingnya perjanjian kemitraan antara Inti dan Plasma agar tercipta keseimbangan. Kedua belah pihak saling menguntungkan dan yang saling menguntungkan dan saling memberikan manfaat.

“Masih banyak pola perjanjian dalam kemitraan hanya berdasarkan kepercayaan. Nah, yang begini banyak menimbulkan banyak permasalahan, khususnya tidak menguntungkan pihak Plasma,” ucap Komisioner KPPU Pusat, Dr Sutarmi.

“Dalam perjanjian kemitraan ini, ada dua poin penting yang harus diperhatikan. Pertama adalah tidak boleh adanya pengambilalihan saham dari yang besar kepada yang kecil. Kedua, tidak boleh menguasai, dalam hal ini pengambilan suara,” tambahnya.

Dua itu rambu-rambu itu, kata Sutarmi, yang harus ditaati dalam pembuat perjanjan antara Inti dan Plasma. Harus ada satu peningkatan bargaining position atau posisi tawar, yang begitu kuat kepada si Plasma untuk menghahadapi perjanjan kemitraan dengan para Inti-nya. Supaya terjadi keseimbangan diantara kedua belah pihak.

Oleh karena itu, KPPU menegaskan bahwa ada regulasi yang mengatur permasalahan itu. KPPU akan memberikan teguran hingga proses hukum di pengadilan jika tidak mengindahkan aturan yang ada.

“Satu Inti bisa membawahi hingga puluhan Plasma. Selain itu, jumlah peternak ayam ras ini sangat banyak dengan nilai kapitalisasi yang sangat besar. Namun, si Inti masih dikuasai beberapa perusahaan besar saja,” ucapnya.

Sukarmi menjelaskan, si Inti seharusnya bisa melakukan pembinaan yang baik terhadap Plasma yang ada di bawahnya. Tidak boleh mendapatkan keuntungan sepihak tanpa memikirkan kondisi Plasma.

“Karena, program kemitraan ini, Inti harus bisa membina Plasma untuk bisa menjadi mandiri. Dari sosialisas ini, ke depannya, perjanjian mereka nanti lebih sesuai dan lebih bagus,” tutup Sutarmi.(*)

Related posts

CELEBESONLINE