counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

BRTI: Operator Seluler di Makassar Siap Layani Telekomunikasi Saat Mudik Lebaran

-
New Banner Semen

CELEBESonline.com, Makassar – Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) secara rutin memastikan kesiapan jaringan telekomunikasi seluler untuk mengantisipasi peningkatan serta pergerakan trafik, khususunya saat arus mudik, Hari Raya Idul Fitri, dan arus balik.

Pengujian kesiapan jaringan telekomunikasi dilaksanakan sepanjang Mei 2017 lalu serentak di 10 Kota di Indonesia meliputi titik keberangkatan mudik di Jakarta, Batam, Balikpapan, jalur utama mudik di pulau Jawa antara lain kereta api jalur utara maupun selatan dan jalur darat ke arah barat yaitu Jakarta-Lampung dan Jalur darat ke arah timur yaitu Jakarta hingga Semarang, serta berbagai kota besar yang diperkirakan akan menjadi kota kedatangan mudik nasional yaitu Bandung, Surabaya, Makassar, Medan, dan Padang.

Di Makassar, BRTI melakukan pengujian di beberapa spot publik. BRTI fokus pada Makassar karena merupakan kota terbesar di Indonesia timur yang diperkirakan menjadi salah satu titik utama kedatangan mudik Lebaran karena cukup banyak warga Makassar yang tinggal di daerah lainnya.

Makassar juga menjadi kota keberangkatan mudik dengan tujuan pulau sulawesi dan sekitarnya.

Mudik merupakan salah satu ritual masyarakat Indonesia demi bisa merayakan Idul Fitri bersamaan keluarga tercinta.

Dari pengujian tersebut, BRTI memastikan kesiapan operator telekomunikasi dalam menghadapi lonjakan trafik saat arus mudik, Lebaran, dan arus balik.

Pemaparan ini disampaikan Komisioner BRTI, Muhammad Imam Nashiruddin, pada konferensi pers BRTI di Hotel Clarion Makassar, Senin (12/6/2017).

Konferensi pers yang mengusung tema “Evaluasi Kesiapan Jaringan Telekomunikasi untuk Melayani Arus Mudik dan Idul Fitri 1438H/2017” ini dihadiri oleh perwakilan Kementrian Kominfo, Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), perwakilan Pemerintah Daerah Kota Makassar, serta seluruh pimpinan operator telekomunikasi di Makassar yaitu Telkom, Telkomsel, Indosat, XL, H3I, Smartfren, Smart Telecom dan Sampoerna Telekom Indonesia (N1).

“Acara ini merupakan kegiatan rutin dalam rangka pemaparan publik mengenai evaluasi kesiapan operator dan antisipasi yang perlu dilakukan terkait adanya potensi peningkatan dan pergerakan trafik saat arus mudik, lebaran, dan arus balik lebaran tahun 2017. Jaringan telekomunikasi harus dipastikan mampu menampung kapasitas dan melayani mobilitas masyarakat Indonesia yang akan mudik,” ujar Imam.

Pengujian jaringan telekomunikasi seluler dilakukan terhadap empat hal. Pertama, uji kualitas layanan telepon seperti tingkat keberhasilan panggil, kegagalan panggilan, kualitas suara serta lama waktu sambung. Kedua, uji kualitas layanan SMS dengan menggunakan parameter uji seperti tingkat keberhasilan pengiriman dan lama pengiriman SMS.

Ketiga, uji kualitas Layanan Mobile Internet diuji dengan menggunakan parameter seperti kecepatan rata-rata unduh, tingkat keberhasilan unduh serta Keempat, uji kualitas cakupan mobilitas dengan menggunakan parameter kualitas sinyal seluler di sepanjang rute jalan-jalan utama di kota Makassar.

Pengujian kesiapan jaringan operator telekomunikasi di Makassar dilakukan menggunakan metode static test pada titik-titik yang diperkirakan menjadi kedatangan mudik antara lain Bandara Sultan Hasanudin untuk Moda Pesawat Terbang, serta Terminal Bus Regional Daya untuk Moda Angkutan Darat serta Pelabuhan Laut Makassar untuk Moda Angkutan Laut.

Selain itu juga dilakukan dengan metode drive test seluruh jaringan operator untuk mengetahui kualitas layanan dan kualitas sinyal seluler di jalan-jalan utama di kota Makassar.

Dari hasil uji petik tersebut, secara keseluruhan menunjukkan hasil yang baik sekali sehingga jaringan telekomunikasi seluler di Makassar dinyatakan siap melayani arus mudik, Lebaran, dan arus balik tahun 2017.

Namun demikian, operator seluler diminta untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kualitas sinyal seluler atau cakupan mobilitas khususnya jaringan mobile internet karena akan sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Untuk memastikan kesiapan fasilitas pendukung mudik, BRTI juga akan melakukan kunjungan ke operator seluler dan operator telekomunikasi lainnya. Pada kunjungan tersebut akan dilakukan pengecekan fasilitas-fasilitas yaitu pelayanan pelanggan & call center, distribusi voucher, network operation center (command center), disaster recovery management, serta fasilitas pendukung lainnya.

Melalui pengujian jaringan maupun fasilitas pendukung tersebut, diharapkan performansi jaringan dapat terpantau dengan baik, sehingga para operator telekomunikasi mampu melayani pelanggan dengan tetap memenuhi kriteria yang dipersyaratkan, khususnya dalam mengantisipasi peningkatan dan pergerakan trafik saat arus mudik, hari raya, dan arus balik lebaran tahun 2017.

Telkomsel menyatakan telah menyiapkan layanan terbaiknya untuk para pelanggannya dalam momen Lebaran ini.

Telkomsel Area Pamasuka juga menyiagakan sebanyak 21 unit compact mobile base station (Combat) atau mobile BTS yang disebar di berbagai POI di area Pamasuka, di mana di lokasi-lokasi tersebut diprediksi akan mengalami lonjakan komunikasi yang cukup tinggi di masa Ramadhan dan Lebaran. Di Makassar, Combat akan dipasang di Pantai Losari dan Masjid Al Markaz Al Islami.(*)

Related posts

CELEBESONLINE