counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Mahasiswa Unibos Jadi Duta Anti Korupsi Sulawesi Tenggara

-
New Banner Semen

 

CELEBESonline.com, Makassar – Mahasiswa Fakultas Teknik Jurusan Teknik Kimia Universitas Bosowa (Unibos), Riska Pratiwi Sahrum, terpilih menjadi Duta Anti Korupsi mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara.

Riska terpilih menjadi Duta Anti Korupsi melalui tahapan seleksi pada bulan Mei 2017 lalu yang digelar oleh Indonesia
Youth Against Corruption (IYAC) se-Indonesia. Perempuan berjilbab ini berhasil mewakili kampung halamannya Sulawesi Tenggara dengan menyisihkan para peserta lainnya.

Seleksi yang dilakukan dengan pembuatan dan pemaparan essay terkait project sosial yang berfokus terhadap pengembangan karakter generasi bangsa ini menjadikan Riska kini lolos untuk Duta Anti Korupsi tingkat Nasional yang akan berlangsung pada bulan Juni hingga Juli 2017.

Dengan mengangkat tema “Melahirkan Siswa yang Berkarakter Anti Korupsi
Melalui Gerakan CAC”, Riska melaksanakan projectnya dengan melibatkan siswa sekolah Mlmenangah atas (SMA) dan mahasiswa untuk bekerjasama.

Menurutnya, project ini tidak hanya demi kepentingan seleksi tetapi memang dilakukannya atas minat dan antusiasnya terhadap karakter generasi bangsa yang saat ini memang membutuhkan perhatian.

“Tema ini saya pilih memang dengan maksud untuk membantu generasi bangsa saat ini lebih memberikan perhatian terhadap karakter diri. Sehingga project ini dapat melahirkan anak bangsa yang bermoral dan hal ini dapat dimulai dengan menanamkan sikap anti korupsi dalam diri generasi bangsa,” kata Riska.

“Kedepannya saya berharap ini dapat membantu pemberantasan korupsi negara oleh peran generasi bangsa yang berkarakter,” tambahnya.

Mahasiswi angkatan 2013 yang memang berasal dari Provinsi Sulawesi Tenggara ini mengungkapkan ketertarikannya terhadap dunia anti korupsi.

“Korupsi saat ini sudah sangat merajalela tidak hanya dalam lingkup negara tetapi juga dalam lingkup kecil seperti di sekolah dan kampus. Untuk itu sangat dibutuhkan peran generasi bangsa yang mampu menjadi pacuan pemberantas korupsi yang tidak hanya bisa dilakukan oleh pemerintah semata,” urainya.(*)

web
analytics