counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

20 Mahasiswa Unhas Akan KKN di Mahkamah Konstitusi

-
New Banner Semen

CELEBESonline.com, Makassar – Mahkamah Konstitusi (MK) menyetujui menerima 20 mahasiswa Universitas Hasanuddin untuk menjalani kuliah kerja nyata (KKN) di MK.

Hal ini terungkap dalam kunjungan audience Dekan Fakultas Hukum Unhas Prof Dr Farida Patittingi, beserta Kepala P2KKN Unhas, Dr Hasrullah, di Kantor Sekjen MK Jakarta, Rabu (14/6/2017) lalu. Hadir juga Wakil Dekan III Fakultas Hukum Unhas Dr Hamzah Halim, dan Kepala Pusat Bantuan dan Konsultasi Hukum Unhas Dr Muhammad Hasrul.

Kunjungan audience ini diterima Sekretaris Jenderal (Sekjen) Mahkamah Konstitusi (MK), Prof Dr M Guntur Hamzah, yang yg juga Guru Besar Fakultas Hukum Unhas. Ia didampingi dua Kepala Biro di MK.

Ini adalah tahun kedua mahasiswa Unhas bisa KKN di MK berdasarkan MoU kedua belah pihak dalam bidang pendidikan. Tahun sebelumnya, hanya 10 mahasiswa Unhas yang KKN di MK

Prof Dr M Guntur Hamzah mengatakan, karena melihat KKN yang lalu berhasil dengan baik dan animo mahasiswa Unhas, maka pihaknya setuju untuk meningkatkan jumlah KKN di MK menjadi 20 orang.

Prof Guntur berharap para mahasiswa dapat mempergunakan kesempatan langka ini dengan baik dan menjaga nama baik almamater sebagai salah satu univeraitas yang terkemuka di Indonesia.

Selama KKN di MK, para mahasiswa akan memperoleh pemahaman konstitusi dengan dibimbing oleh ahli-ahli Litbang MK berkualifikasi S3 dan S2 dari dalam dan luar negeri.

Mereka juga akan mengikuti diklat di pusat pendidikan konstitusi MK di Cisarua, wajib mengikuti sidang-sidang MK, melakukan penelitian dan telaah untuk memperdalam ilmu Konstitusi.

Fakultas Hukum Unhas, Prof Dr Farida Patittingi, mengaku bersyukur karena MK memberikan kesempatan besar bagi mahasiswa Unhas. Karena dibanding universitas lain dari seluruh Indonesia, Unhas yang memperoleh kuota begitu besar.

“Mahasiswa yang KKN di MK bukan saja dari Fakultas Hukum, tapi semua fakultas berkesempatan mengikutinya karena Konstitusi harus dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat agar menjadi pedoman dalam kehisupan bernegara,” ucap Kepala P2KKN Unhas, Dr Hasrullah.(*)

Related posts

CELEBESONLINE