counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Ini Muslimah Pertama di Dunia yang Berwisata ke Luar Angkasa

Anousheh Ansari. - (AFP PHOTO / MAXIM MARMUR)
New Banner Semen

CELEBESonline.com – 18 September 2006, adalah hari yang tak mungkin terlupakan bagi Anousheh Ansari. Warga Negara Amerika Serikat kelahiran Iran ini, tercatat sebagai wanita muslim pertama yang pergi ke luar angkasa.

Dirangkum CELEBESonline.com dari sejumlah sumber, selama delapan hari di Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS) dengan pesawat ulang alik Rusia, ahli komputer, pengusaha dan pendiri perusahaan telekomunikasi perintis teknologi telepon via internet ini, terbang keluar angkasa dengan dana pribadinya sebagai wisatawan.

Menurut perkiraan, saat itu Anousheh membayar sekitar US$20 juta atau Rp239 miliar untuk mendapat kesempatan berpartisipasi dalam perjalanan luar angkasa.

Sejak kecil wanita kelahiran 12 September 1966 itu memang telah bermimpi ke luar angkasa. Semasa masih tinggal di Iran, Anousheh Ansari sering menghabiskan waktu berbaring di balkon rumahnya, memandangi langit malam. “Saya begitu terpesona oleh misteri luar angkasa, apa yang berada di sana, seperti apa di sana, dan bagimana caranya saya bisa ke sana,” tuturnya.

Tahun 1984, Ansari dan keluarganya pindah ke Amerika Serikat. Di sana ia melanjutkan pendidikan, fokus pada teknik elektro dan ilmu komputer. Setelah bertemu suaminya—Hamid Ansari—ia pun mulai terjun ke dunia bisnis telekomunikasi, dan tahun 1993 mendirikan Telecom Technologies. Ia memiliki gelar sarjana dalam bidang elektronika dan teknik komputer dari George Mason University dan master dalam bidang teknik kelistrikan dari George Washington University.

Sukses di bisnis, bukan berarti Ansari melupakan mimpi masa kecilnya. Tahun 2006 Ansari semakin dekat untuk mewujudkan mimpi itu ketika ia diminta menjadi cadangan dalam misi penjelajahan luar angkasa pribadi, yang awalnya akan dilakukan calon wisatawan luar angkasa asal Jepang, Daisuke Enomoto menggunakan Soyuz TMA-9.

Ansari mengikuti pelatihan wajib selama enam bulan di Rusia, dan ketika Enomoto didiskualifikasi karena secara medis tak memenuhi syarat, Ansari lah yang pergi ke ISS, bereksperimen selama delapan hari ke luar angkasa.

Related posts

CELEBESONLINE