counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Korupsi Rp 7 M, Ketua Koperasi Singara Resmi Ditahan oleh Kejari Gowa

Tersangka korupsi, RPR saat menjalani pemeriksaan dari penyidik Kejari Gowa, Senin 19 Juni 2017. - (Handover)
New Banner Semen

CELEBESonline.com, Gowa – Kejaksaan Negeri Gowa resmi menahan tersangka kasus korupsi penyalahgunaan dana yang disalurkan ke Koperasi Singara, Kabupaten Gowa, yang bersumber dari Kementrian Koperasi pada tahun 2013.

Pelaku korupsi berinisial RPR yang merugikan Negara sebesar Rp 7 miliar ini, menjalani pemeriksaan selama berjam-jam dari penyidik Kejari Gowa, sebelum ditetapkan sebagai tersangka.

RPR merupakan Ketua Koperasi Singara yang menerima penyaluran dana dari Kementerian Koperasi pada tahun 2013 lalu. Dana tersebut tidak disalurkan kepada nasabah untuk simpan pinjam, melainkan dipergunakan untuk kepentingan pribadi yang tidak sesuai peruntukannya.

“Setelah menyita beberapa dokumen dan memeriksa saksi-saksi, diketemukan beberapa alat bukti yang membuat terang tidak pidana yang dilakukan oleh RPR. Untuk itu, penyidik Kejari Gowa menetapkannya sebwgai Tersangka,“ sebut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari Gowa), Susanto, SH, MH.

Selain menetapkan status tersangka, Penyidik Kejari Gowa juga langsung menahan RPR Di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas II B Gowa.

“Selain terdapat ada alasan Subyektif bahwa pasal sangkaan terhadap tersangka diancam hukum lebih dari lima tahun, terdapat juga alasan Penyidik bahwa terdapat kekhawatiran tersangka melarikan diri. Maka dari itu, tersangka ditahan,” tambahnya.

Selain menahan Tersangka, penyidik Kejari Gowa juga telah menyita uang tunai Rp. 320 juta yang merupakan hasil kejahatan dari penyalahgunaan dana di Koperasi Singara.

Sementara itu, tim penasihat hukum tersangka dari kantor pengacara Ilham Azis SH & Rekan, akan mempelajari lebih jauh berkas perkara kliennya yang tengah diproses oleh Penyidik Kejari Gowa, dan berencana akan mengajukan penangguhan penahanan terhadap RPR.(*)

web
analytics