counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

KKSS Eropa Gelar Gebyar Budaya Sulawesi Selatan di Belanda

KKSS Eropa menggelar Gebyar Budaya Sulawesi Selatan di Gedung De Brug, Belanda, Sabtu 1 Juli 2017. - (Handover)
New Banner Semen

CELEBESonline.com – Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Eropa menggelar kegiatan Gebyar Budaya Sulawesi Selatan dan Milad 1 Tahun berdirinya KKSS Eropa di Belanda, Sabtu 1 Juli 2017. Acara itu dihadiri oleh Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja, Pengurus KKSS EROPA Paris, koordinator wilayah KKSS Jerman dan koordinator wilayah Spanyol serta tokoh masyarakat Sulsel yang merupakan Dekan Fakultas Kedokteran UNHAS, Prof.Dr.dr.A.Asadul Islam,S.PBS.

Busana dan pernak pernik adat Bugis, Makassar, Toraja dan Mandar mewarnai seluruh rangkaian acara. Meskipun bernuansa budaya, namun lagu Indonesia Raya mengawali rangkaian acara menyusul lagu Mars KKSS.

Pendiri KKSS Eropa, Jamaluddin Jahid dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Dubes RI untuk kerajaan Belanda dan seluruh warga Belanda atas apresiasi dan dukungannya terhadap warga KKSS selama ini.

“Dukungan dan apresiasi tersebut tidak akan kami sia-siakan untuk kemajuan bangsa, terkhusus Sulawesi Selatan. Gedung De Brug yang penuh sesak menjadi bukti bahwa orang Sulsel jika diberi amanah, yakinlah “dek na pakasirikki” (tidak akan mengecewakan), kami menjaga amanah leluhur Siri’ na Pacce,” tutur Jamaluddin.

Sementara Dubes RI untuk Kerajaan Belanda pada sambutannya menyatakan rasa bangga kepada panitia atas terselenggaranya Gebyar Budaya Sulawesi Selatan yang berlangsung sukses dan meriah.

“Ciri-ciri warga Sulsel adalah perantau, teguh menjaga adat leluhur dan kokoh memelihara tali persuadaraan. Berdirinya KKSS EROPA menjadi bukti teguhnya persaudaraan diantara perantau warga di Sulawesi Selatan. Hal ini sangat mendukung kemajuan bangsa Indonesia lebih khusus bagi Sulsel,” ungkap I Gusti Agung Wesaka Puja.

Agung menambahkan, dirinya sangat terkesan dengan Mars “Pada Lao Teppada Upe” (kita sama merantau tapi rejeki kita tidak selamanya sama).

Gelar budaya menampilkan beragam tarian daerah diantaranya tarian Bosara, Pa’gellu, Mappadendang, Pa’pangngan, serta Tarian 4 Etnis (Bugis, Makassar, Toraja dan Mandar), lagu daerah oleh Harry Mantong (Finalis Indonesian Idol), fashion show pakai 4 Etnis, dan pagelaran pernikahan adat bugis.

KKSS Eropa bertekad mengenalkan Budaya Sulawesi Selatan di seluruh benua Eropa. Setelah Perancis dan Belanda, rencananya akan dilaksanakan di Jerman tahun 2018 mendatang. Ambisi ini demi menarik kunjungan wisatawan ke Indonesia khususnya Sulawesi Selatan. Asa ini akan mudah direalisasikan jika pemerintah ingin diajak bekerja sama.(*)

web
analytics