counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Dosen PT di Sulawesi Ikuti Workshop Penulisan Jurnal Internasional Unibos

-
New Banner Semen

CELEBESonline.com, Makassar – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bosowa (Unibos) bersama Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual Kemenristek Dikti menggelar workshop atau klinik “Penulisan Artikel Ilmiah Internasional” di Hotel Grand Asia Makassar.

Kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas penulisan dan publikasi karya ilmiah melalui jurnal internasional.

Kegiatan ini dibuka Wakil Rektor I Unibos didampingi Wakil Rektor III Unibos, Dr Abdul Haris Hamid, Kamis (3/8/2017), dan akan berlangsung sampai besok, Sabtu (5/8/2017). Kegiatan ini juga dihadiri Prof Ali Saukah dari DRPM Kemenristek Dikti.

“Pengelolaan terbitan berkala ilmiah memang bukan pekerjaan mudah. Sehingga dibutuhkan komitmen para peneliti dalam mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya,” ungkap Ketua LPPM Unibos, Dr Hasanuddin Remmang.

“Juga dibutuhkan kesadaran dalam memerhatikan publikasi jurnal ini. sebab inilah yang menjadi tolok ukur kualitas sebagai dosen juga daya ukur bagi yang bersangkutan,” tambah Hasanuddin Remmang.

Hasanudin menambahkan, ke depan workshop seperti ini dapat membantu para dosen khususnya dosen Unibos menyadari perlunya melakukan publikasi bertaraf nasional dan internasional. Sehingga ini dapat menjadi modal awal untuk menimbah ilmu tentang publikasi jurnal.

Dalam kegiatan yang dilakukan sebagai klinik penulisan artikel ilmiah internasional ini menghadirkan Prof Wasmen Manalu, Prof Sikstus Gusli, Jaya Sriyana, Dian Flantis, Faizah Sari, Suminar S Achmadi,dan Suminar Pratapa yang seluruhnya akan memimpin pemberian materi atau menjadi fasilitator pembicara.

Workshop yang diusung berdasarkan Peraturan Kemenristek Nomor 20 Tahun 2017 bahwa dosen wajib melakukan publikasi karya ilmiah ini pun dihadiri 50 dosen dari berbagai Perguruan Tinggi se-Indonesia.

Peserta datang dari Unibos, Universitas Muhammadiyah Parepare, Universitas Tadulako (Palu), Politeknik Gorontalo, UMI, STKIP Pembangunan Indonesia, Unhas, STKIP YPUP Makassar, dan Sekolah Tinggi Pertanian Yapim Maros.

Universitas​ Muhammadiyah Buton, Universitas​ Muhammadiyah Luwuk Banggai, Akademi Farmasi Bina Husada Kendari, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi, Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Makassar, dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Palopo.

Universitas​ Khairun, Univeraitas​ Halu Oleo (Sultra), Universitas​ Sulawesi Barat, Universitas​ Nusa Cendana, Universitas​ Atma Jaya Makassar, Universitas​ Kristen Artha Wacana, Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Indonesia, Universitas​ Al-Muslim, Universitas​ Andi Djemma Palopo, dan Universitas​ Riau Kepulauan.

Related posts

CELEBESONLINE