counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Di Desa Ini, Semua Prianya Berbadan Kekar

-
New Banner Semen

CELEBESonline.com, New Delhi – Memiliki tubuh kekar dan berotot menjadi impian sebagian besar para pria. Tubuh yang kekar dan berotot oleh segelintir orang sebagai simbol “ketampanan”.

Nah, di sebuah desa di India yaitu Asola Fatehpuri Beri, tidak sulit mencari pria dengan kriteria tersebut, kekar dan berotot. Ya, semua pria di desa ini memiliki badan kekar dan berotot.

Mereka bekerja sebagai petugas keamanan, bodyguard, hingga tukang pukul di klub malam. Hal tersebut sudah menjadi tradisi turun temurun, karena semua pria di sini memiliki tubuh gagah dan kekar.

Untuk mendapatkan tubuh altetis tersebut, sedari kecil mereka sudah dilatih, tidak saja mengolah tubuh tapi juga mengasak keberanian. Di Desa Asola ini, ada sekira 200 pria yang bekerja sebagai “bouncer” atau tukang pukul bar di Delhi. Semua pria memiliki otot bishep yang besar dibandingkan ukuran biasanya, otot paha mereka begitu besar, tubuhnya pun sangat tinggi.

Tradisi bertubuh besar ini sebenarnya dimulai sejak 15 tahun lalu, saat Mr Vijay Tanwar, penduduk desa, tidak terpilih seleksi tim gulat untuk olimpiade dari India. Karena tidak ada yang bisa dikerjakan, ia pun bekerja menjadi tukang pukul di sebuah pub di Delhi.

Sejak saat itulah, para pria di kampung memulai untuk olahraga pembentukan otot dan tubuh yang besar. Padahal, dasarnya penduduk di desa dasarnya bekerja sebagai petani. Namun profesi tukang pukul begitu menggiurkan karena gaji yang mereka dapat sangat besar.

Anak laki-laki muda dengan aspirasi mendapatkan uang mendapatkan pelatihan di sebuah sekolah gulat lokal yang disebut “Akhaada”. Mereka juga mengikuti diet ketat telur, pisang, dan 10 liter susu setiap hari. Mereka tidak merokok atau minum dan berlatih berjam-jam di Gym (Akhaada).

Mereka wajib berlatih 2 jam di pagi hari dan 2 jam di malam hari untuk mendapatkan tubuh yang diinginkan. Mereka harus melakukan sit-up, pull-up, dan semua latihan lainnya untuk memperkuat otot mereka agar mengesankan untuk dipilih dan dipekerjakan di pub, bar atau klab malam.

Dilansir dari beberapa sumber, latihan ketat yang dijalankan juga berguna untuk membuat mereka produktif dan kuat, bahkan tak sedikit para pemudanya dikirim untuk mengikuti kompetisi gulat. Kompetisi gulat pun disponsori oleh pemerintah demi melihat para pria di desa saling bergulat.(*)

Related posts

CELEBESONLINE