counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Kecam PM Malaysia, Bro Rivai Bangga Jadi Anak Bugis

Abdul Rivai Ras (Bro Rivai) - (Handover)
New Banner Semen

CELEBESonline.com, Makassar – Pernyataan mantan perdana menteri Malaysia, Mahatir Muhammad yang menyebut suku bugis sebagai suku perompak, ikut dikecam Bakal Calon Gubernur Sulsel, Abdul Rivai Ras (Bro Rivai).

Putra daerah kelahiran Bone ini bangga terlahir sebagai suku Bugis dan berbangsa Indonesia. Menurutnya, Bugis-Makassar adalah kebanggaan bagi Indonesia. Mereka tidak saja menjadi warga saudagar atau politikus yang tersebar di seluruh negeri ini, tetapi juga sampai ke mancanegara.‎

“Jadi orang Bugis-Makassar adalah sebuah kebanggaan. Memperingati hari jadi Sulsel, kita sekaligus bisa merefleksikan kebanggaan sejarah, budaya, dan adat istiadat serta masyarakatnya yang ulet dan tangguh ‎hingga tersebar hidup dimana mana,” kata Bro Rivai itu, Jumat 20 Oktober 2017.

Meski tersinggung dengan pernyataan PM Malaysia, namun, perwira TNI-AL ini meminta agar warga bugis-makassar menanggapi hinaan dari negeri jiran tersebut dengan bijak.

Menurut Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia ini, semakin banyak orang yang mencerca tidaklah berarti sesuatu yang buruk, tetapi menjadi alat ukur bahwa orang Bugis-Makassar adalah pekerja keras dan dapat berhasil dimana-mana sehingga menimbulkan kecemburuan sosial, ekonomi maupun politik.

“Kita memang tersinggung‎ dengan pernyataan yang tidak elok seperti itu. Tapi jangan sampai kata-kata tidak terdidik seperti itu memancing kita berbuat yang tidak-tidak. Kita harus tunjukkan bahwa orang bugis-makassar adalah bangsa yang patut diteladani,” tandasnya.

Orang Bugis-Makassar, lanjutnya, harus menjunjung tinggi prinsip siri’ na pacce sehingga mampu menunjukkan identitas jati dirinya sebagai penantang dan petarung dalam menaklukkan kerasnya kehidupan di negeri orang.

“Selamat hari jadi Sulsel, semoga kita dapat menggapai masa depan gemilang dan harapan baru bagi generasi muda sebagai pelanjut dalam menata hari esok Sulsel yang lebih baik,” imbuh mantan Staf Khusus Sekretaris Militer Presiden RI era Susilo Bambang Yudhoyono ini.

Related posts

CELEBESONLINE