counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Kakanwil Kemenag Beri Kabar Gembira Buat Guru PAI di Sulsel

-
New Banner Semen

CELEBESonline.com, Makassar – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan melalui Bidang Pendidikan Agama Islam (PAIS), mendatangkan 120 orang Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SD, SMP dan SMA/SMK se Kota Makassar di Hotel Grand Celino, Selasa (24/10/2017).

Kedatangan para Guru Agama dari berbagai tingkatan tersebut, untuk mengikuti kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Angkatan I dan II serta Pembelajaran dan Penilaian Kurikulum PAI (Kurikulum 2013) angkatan ke III se Sulawesi Selatan Tahun 2017.

Menurut Kepala Bidang PAIS Kanwil Kemenag Prov. Sulsel, Muhammad Rasbi dalam laporannya, bahwa kegiatan itu bertujuan guna meningkatkan kemampuan kompetensi pedagogik kepada guru PAI pada program PKB, serta untuk menambah pengetahuan, kemampuan Guru PAI tentang pembelajaran dan penilaian Kurikulum 2013 (K13).

 

Baca juga32 Dewan Maros Terima Tunjangan Transportasi

 

Sementara itu dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Abdul Wahid Thahir meminta kepada seluruh Guru PAI di Sulsel agar tidak berhenti belajar, dan sering-sering menimba ilmu dari orang sukses khususnya di bidang pendidikan, karena ilmu pengetahuan saat ini bergerak sangat cepat dan dinamis terlebih di era teknologi informasi yang kian canggih.

“Guru PAI harus berusaha berlari cepat seiring dengan perkembangan tersebut, jangan sampai ditinggalkan jauh,” pinta Abd Wahid Thahir.

Guru Agama juga diharapkan oleh Kakanwil agar dalam memberikan pembelajaran khususnya Pendidikan Agama Islam kepada anak didiknya, senantiasa mengutamakan dan mengedepankan nilai-nilai Islam yang Rahmatan Lil Aalamin serta nilai-nilai kebangsaan dan pluralitas yang dianut di Indonesia.

“Peran Guru PAI sangat strategis dan penting dalam membentuk serta membangun generasi masa depan bangsa kita yang demokratis dan berdasarkan Pancasila menuju kokohnya NKRI,” tambahnya.

 

Baca jugaPakai Baju Adat, Mahasiswa Unibos Mendapat Pembekalan KKN Angkatan 43

 

Ia berpesan, model pembelajaran yang isinya justru memprovokasi anak didik dengan faham-faham keagamaan eksklusif yang cenderung mengarah kepada radikalisme atas nama agama, yang ujung ujungnya bisa mengancam keutuhan dan persatuan bangsa serta Negara kita, harus dihindari.

Mantan Kabid PD. Pontren ini juga menginformasikan sebuah kabar gembira, di mana pada tahun ini, Pemerintah atas persetujuan DPR RI melalui Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag RI menggelontorkan dana sebanyak Rp 96 miliar lebih di Sulsel, untuk membayar Inpassing tertunda dari TPG bagi guru-guru Agama di bawah naungan dan koordinasi Kemenag Sulsel.

“Olehnya itu, hal tersebut harus kita syukuri tentunya dengan memperlihatkan kinerja kita yang semakin profesional dan lebih baik lagi,” papar Kakanwil disambut Applaus oleh seluruh peserta sebelum membuka kegiatan secara resmi.

Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari, 23 sampai 25 Oktober 2017, akan didampingi langsung oleh fasilitator serta instruktur nasional PAI dari Jakarta, Bandung dan Sulawesi Selatan yang telah ditunjuk oleh Kemenag RI. Rencananya, Direktur Pendis Kemenag RI, Imam Syafei juga akan hadir untuk memberikan materi terkait sejumlah kebijakan Dirjen Pendis.(*)

Related posts

CELEBESONLINE