counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Pertamina Jamin Tak Ada Peralihan Komsumsi Gas Elpiji 12 Kg ke Subsidi

Manager Relasi dan Pemasaran Pertamina Regional VII Sulawesi, Hermansyah J Nasroen - (Azwar)
New Banner Semen

CELEBESonline.com, Makassar – Pertamina Regional VII Sulawesi menjamin tidak ada peralihan konsumsi gas elpiji di Sulawesi Selatan, pasca kenaikan harga gas 12 Kilogram (Kg) non subsidi. Pihak Pertamina pun mengklaim penambahan pasokan sewaktu-waktu dilakukan sesuai permintaan pasar.

 

Berlakunya kenaikan harga baru gas elpiji 12 Kg di seluruh Indonesia, utamanya di wilayah Sulawesi Selatan, sebagai mekanisme pasar yang dianggap dapat sewaktu-waktu diberlakukan terhadap produk migas yang tidak lagi disubsidi oleh pemerintah.

 

Meski demikian, pihak Pertamina Regional VII Sulawesi menjamin kenaikan harga gas elpiji tabung biru per November ini, tidak berimbas ke produk lain utamanya produk subsidi gas elpiji melon kemasan 3 Kg, yang dikhawatirkan terjadi peralihan konsumsi dari gas 12 Kg ke gas bersubsidi.

 

“Hingga kini, suplai gas ke 114 agen elpiji tiga kilogram di Sulsel masih aman dan terpenuhi, dengan jumlah penyaluran 250 ribu tabung per hari. Bahkan belum ada lonjakan permintaan tabung melon yang signifikan, seperti yang dikhawatirkan menjelang akhir tahun,” terang Manajer Komunikasi dan Pemasaran Pertamina Regional VII Sulawesi, Hermansyah J Nasroen, Jumat (10/11/2017).

 

Pihak Pertamina menambahkan, kenaikan harga elpiji di akhir tahun ini ditenggarai dengan meningkatnya harga bahan baku elpiji dan kurs dollar pada akhir 2017. Dibandingkan dengan periode sebelumnya,  maka harga gas 12 Kg naik sebesar Rp 10 ribu per tabung.(*)

Related posts

CELEBESONLINE