counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Sulsel Protes Petinju ‘Haram’ Jabar Ikut Kejurnas Tinju Elite

- (handover)
New Banner Semen

CELEBESonline.com, Babel – Kejuaraan Tinju Nasional (Kejurnas) Elite Mens dan Womens di Bangka Belitung (Babel) mulai dikotori oleh ulah kontiongen Jawa Barat (Jabar) yang memaksakan salah satu atletnya menjadi peserta.

Untuk menakuit-nakuti Panitia Pelaksana (Panpel) oknum official Jabar menjual nama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).  “Ini perintah Kasad,” katanya di depan para Panpel.

Petinju yang dipaksakan masuk namanya adalah Ratna Sari Devi.  Atlet putri yang akan turun di kelas 54 Kilogram (Kg) putri ini sebenarnya masih resmi terdaftar sebagai petinju Sulawesi Selatan (Sulsel). Namun tiba-tiba Pengprov Jabar mengkalim Ratna adalah atlet binaannya.

Padahal selama ini proses permintaan pindah melalui surat resmi dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Pertina Jabar ke Pengprov Pertina Sulsel belum pernah dilakukan.

‘’Kami belum pernah menerima surat permintaan pindah dari Pengprov Pertina Jabar. Koq tiba-tiba Ratna diklaim oleh Jabar. Harusnya kita sesama Pengprov Pertina saling menghargai satu sama lain. Jangan saling mencederai. Mari junjung sikap sportifitas,” tegas Sekretaris Umum Pengprov Perttina Sulsel, Adam Simanjuntak, Sabtu 11 November 2017.

Pemaksaan mendaftar petinju ‘haram’ memantik protes dari kontingen lain.  Sebab ada etika dalam transfer atlet di dunia olahraga. Etikanya,  atlet yang mau pindah dari satu daerah ke daerah lain wajib melalui proses adminstrasi.

Hal itu dijelaskan Adam Simanjuntak. Alasannya, pembinaan yang dilakukan oleh Pengprov masing-masing daerah selain membutuhkan biaya yang tidak sedikit, cucuran keringat para pelatih juga patut dihargai. “Sebaiknya mari kita saling menghargai. Jangan seenaknya bajak-membajak atlet,” harap Adam.

Kejurnas tinju amatir elite mens dan womens yang diikuti 200 petinju dari 27 provinsi di Sulsel ini digelar di Gor Depati Bahrin Kacang Pedang Pangkalpinang, 11-18 November.

Related posts

CELEBESONLINE