counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Wakil Ketua DPRD Lutim Bongkar Borok Anggota Dewan

-
New Banner Semen

CELEBESonline.com, Luwu Timur – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur, Muhammad Siddiq membongkar borok anggota dewan dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Luwu Timur.

Waktu penetapan APBD lalu, Muhammad Siddiq mengklaim ada anggota dewan meminta sejumlah uang ke oknum SKPD.

“Hal seperti itu ibarat kentut, baunya tercium tapi tidak kelihatan,” ungkap Muh Siddiq di hadapan Deputi Pencegahan Korupsi KPK RI saat mendatangi DPRD Luwu Timur dalam agenda monitoring pencegahan korupsi terintegrasi, Kamis (7/12/2017) pagi.

Tatap muka antara anggota DPRD Luwu Timur dengan Deputi Pencegahan Tindak Pidana KPK RI berlangsung tegang. Pasalnya, Wakil Ketua DPRD Lutim, Muh Siddiq mengungkap ada hal yang tidak beres dalam penetapan APBD lalu. Bahkan, ia juga menyoroti kepala dinas yang menyetor sejumlah uang ke anggota dewan.

Muh Siddiq juga mengkritisi istilah Pokir (pokok pikiran) yang ditujukan kepada anggota dewan, yang akhir-akhir ini viral di masyarakat. Dimana istilah pokir ini menjadi bahan pembicaraan karena dalam APBD Luwu Timur pokir anggota dewan lebih dominan mengalahkan hasil musrembang desa.

Pernyataan lantang itu ditanggapi para anggota dewan lainnya dan masyarakat yang hadir, dengan meminta Siddiq langsung menyebut nama anggota dewan yang meminta uang dan kepala dinas yang menyetor uang tersebut.

Saat dikonfirmasi soal ada tidaknya laporan tindak pidana korupsi di Kabupaten Lutim ke KPK oleh CELEBESonline.com, Deputi Pencegahan Korupsi KPK RI, Dwi Aprilia Linda enggan menjawab. “Kedatangan saya di Luwu Timur dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi,” ucapnya.

“Pada 24 April hingga 3 Mei 2017 lalu, KPK sudah melakukan identifikasi soal anggaran informasi komunikasi. Terkait pokir anggota dewan, pokok pikiran dalam sebuah APBD harus disinkronkan dengan hasil musrembang. Hal ini akan kelihatan saat dilakukan klarifikasi dokumen APBD dan renstra dinas-dinas,” pungkas Dwi Aprilia Linda.

Tatap muka di DPRD Luwu Timur dihadiri dua anggota KPK RI, Hery Nurudin dan Dwi Aprilia Linda, hampir seluruh anggota dewan, kepala dinas dan kepala bidang lingkup Pemkab Lutim serta masyarakat dan para pendamping desa.(*)

Related posts

CELEBESONLINE