counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Pengusaha Muslimah Berkomitmen Gerakkan UMKM di Makassar

Pengurus Ipemi Sulsel -
New Banner Semen

CELEBESonline.com, Makassar – Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) Sulsel berkomitmen hadir sebagai asosiasi yang memberikan kontribusi positif bagi sejumlah pengusaha muslimah di daerah ini. Salah satunya memberikan kontribusi dalam menggerakkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Makassar, yang memang terbilang besar.

Hal itu disampaikan Ketua IPEMI Makassar Aerin Nizar, disela-sela pelantikan pengurus IPEMI Sulsel, di Gedung Mulo Makassar, Kamis (7/12/2017). Pengurus IPEMI Sulsel dilantik oleh Ketuanya, Rosnani Smith Pabbola.

Mantan Anggota DPRD Sulsel ini mengatakan, Ipemi adalah sebuah organisasi kemasyarakatan yang dibentuk dan didirikan untuk meningkatkan peran dan kontribusi Pengusaha Muslimah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, menuju kemandirian ekonomi yang berkepribadian Indonesia dan berakhlakul karimah.

Tak hanya itu, kata dia, kehadirannya ingin membantu ekonomi khususnya muslimah, membangun jaringan dan memfasilitasi para muslimah yang memiliki UKM agar dapat terus berkembang.

“Kami ingin hadir sebagai lokomotif kekuatan baru mendorong peningkatan UKM para muslimah di Makassar, sehingga mereka bisa saling berjaringan dan saling membantu satu sama lainnya,” ujarnya.

Aerin memaparkan, asosiasi yang baru dilantik ini memiliki 42 anggota dengan beragam jenis bisnis yang dimiliki seperti produk fashion berbrand lokal, kuliner, latar belakang notaris hingga media.

Pihaknya masih mengundang pengusaha lain untuk aktif berjaringan, karena hal ini tentu menguatkan satu sama lain dalam meningkatkan usaha. “Kami akan mendorong lahirnya warung muslimah untuk menggerakkan usaha kecil, bentuknya berupa toko kecil yang dapat meningkatkan ekonomi muslimah. Karena sejak bermunculannya usaha mart, beberapa usaha kecil gulung tikar,” paparnya.

Selain itu, kehadiaran Ipemi juga akan membantu pengusaha muslimah dalam mengakses pinjaman ke bank agar bisa bankable. Bentuknya dengan membangun kemitraa dengan pemerintah dan stakeholder lainnya.

Termasuk mendorong pemasaran produk UKM dalam sektor pariwisata, sehingga jika ada ole-ole terkait kunjungan wisatawan semuanya merupakan brand lokal yang diproduksi pengusaha muslimah lokal. Sementara itu, Ketua Ipemi Pusat, Ingrid Kansil, berharap agar organisasi ini terus bergerak memajukan ekonomi muslimah dengan senantiasa mempererat Ukhuwah Islamiyah.

“Ipemi harus menjadi tonggak awal majukan perekonomian muslimah di daerah, dengan senantiasa mengedepankan ukhuwah islamiyah,” pintanya.

Ipmei telah berdiri sejak tahun 2015 dengan Ketua Umum I, Ingrid Kansil, telah berhasil memajukan aktifitas UMKM dengan Program Warung Muslimah dan pasar muslimahnya yang sudah berjalan sukses di beberapa Provinsi.

Selain itu, Ipemi juga memiliki program lainnya seperti dakwah untuk mempererat ukhuwah islamiah, kegiatan sosial ke kaum dhuafa dan anak yatim, coaching dan mentoring bisnis kepada muslimah pelaku kepada UKM dan lainnya.

IPEMI memiliki kedudukan dan fungsi yang strategis, terutama untuk membantu pengembangan usaha-usaha para Muslimah, sehingga dapat terus berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan nasional. Keberadaan Ipemi diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui penguatan ekonomi para pengusaha muslimah, jamaah Majelis Taklim, maupun komunitas Islami lainnya.

Keberhasilan Pengusaha-Pengusaha Muslimah, baik di tingkat daerah, nasional, maupun regional, diharapkan dapat menjadi inspirasi dan semangat bagi Muslimah-Muslimah lainnya untuk terus mengembangkan usaha dan berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis ekonomi kerakyatan.

Keberadaan Ipemi menjadi sangat penting bagi para Pengusaha Muslimah di Indonesia, karena Ipemi dapat menjadi wadah untuk melakukan sinergi dan pengembangan jaringan usaha, termasuk untuk meningkatkan daya saing usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Related posts

CELEBESONLINE