counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

PPA Makassar Minta Tambahan Hukuman Terhadap Kepsek Cabul

Kadis P3A Makassar, Tenri A Palallo - (int)
New Banner Semen

CELEBESonline.com, Makassar – Lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan Kota Makassar meminta kepada pihak kepolisian untuk menambahkan pasal perlindungan anak, terhadap Kepala Sekolah SD Inpres Melayu Bertingkat 1, Said Sangkala, yang merupakan tersangka pencabulan 2 anak Muridnya beberapa waktu lalu.

Pasalnya, pihak kepolisian hanya membebankan 15 tahun penjara, dan harus ditambah 5 tahun penjara dari masa hukuman.

Lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan Kota Makassar meminta kepada pihak kepolisian dari Polres Pelabuhan untuk memberikan pasal berlapis kepada tersangka, yakni pasal perlindungan anak yang berisi setiap pelaku yang melibatkan kerabat dan PNS harus ditambahkan tiga setengah tahun masa hukuman.

Untuk saat ini, pihak kepolisian telah menahan Said Sangkala dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, dan jika diberikan ancaman berlapis maka hukuman tersebut akan bertambah 5 tahun penjara dengan total 20 tahun hukuman penjara.

“Selain meminta kepolisian untuk menambahkan undang-undang perlindungan anak, kami juga telah melakukan pendampingan dan menyiapkan psikologi kepada para korban guna mengembalikan psikis korban,” ujar Kadis PPA Kota Makassar, Tenri Palallo kepada CELEBESonline.com, Kamis (7/12/2017).

Sebelumnya, Said Sangkala diduga mencabuli 2 orang anak muridnya sendiri di ruang kepala sekolah, di SD Inpres Melayu Bertingkat 1, Jalan Muhammadiyah Makassar. Akibat perbuatannya tersebut, pelaku terancam hukuman penjara dan dipecat dari jabatannya sebagai kepala sekolah.(*)

Related posts

CELEBESONLINE