counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

BRT Bakal Ditarik ke Pusat, Ini Kata Pengamat

Lambang Basri - (Zhizhi)
New Banner Semen

CELEBESonline.com, Makassar – Wacana penarikan sejumlah armada Bus Rapid Transit (BRT) ke pusat, dinilai pengamat transportasi dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Lambang Basri, tidak boleh terjadi. Mestinya ada upaya perbaikan sistem jaringan yang terintegrasi antar jaringan trayek BRT, dengan jaringan trayek angkutan kota yang ada.

 

Sebanyak 20  armada BRT Trans Mamminasata di wacanakan bakal ditarik ke pusat. Wacana ini mengemuka seiring laporan Perum Damri dengan adanya kerugian terus menerus, akibat pemasukan yang sangat minim sejak di operasikannya BRT tahun 2014 lalu.

 

Sepanjang 2017, kerugian Perum Damri mencapai Rp 3 miliar. Salah satu penyebab kerugian, lantaran BRT belum cukup diminati masyarakat, dan juga tidak adanya subsidi dari Pemerintah Daerah.

 

“Armada BRT tidak perlu ditarik ke pusat. Pasalnya, akan mempengaruhi tingkat layanan menjadi rendah dengan kepastian waktu tempuh dan waktu tunggu masyarakar di halte, apalagi BRT sendiri merupakan angkutan umum yang dirindukan masyarakat di kawasan perkotaan, seperti Kota Makassar,” cetus Lambang, saat ditemui CELEBESonline.com, Selasa (9/1/2018).

 

Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia Sulsel itu menambahkan, kehadiran BRT merupakan satu sistem angkutan umum yang dirindukan masyarakat perkotaan, sebagai salah satu solusi untuk mengurai kemacetan.(*)

Related posts

CELEBESONLINE