counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Tanggal 8 Januari Rupanya Appi Melapor Hal Ini ke KPK

Tanda bukti penerimaan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) Munafri Arifuddin ke KPK, 8Januari lalu - (handover)
New Banner Semen

CELEBESonline.com, Makassar– Senin, 8 Januri 2018 lalu, bakal calon Wali Kota Makassar, Munafri ‘Appi’ Arifuddin, secara resmi melapor ke Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Namun, laporan ini tak terkait dugaan korupsi yang dilakukan seseorang. Laporan Appi ini terkait persyaratan yang harus dilengkapinya sebagai calon kepala daerah yang maju di Pilkada serentak 2018.

Setiap calon kepala daerah memang diwajibkan melaporkan kekayaan mereka ke KPK. “Kami sudah menyetor berkas dan diterima oleh KPK ditandai dengan surat terima sejak 8 Januari 2018 lalu,” terang Sekretaris tim Appi, Ramli Manong.

Data kekayaan tersebut biasa dikenal dengan istilah Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang kemudian selanjutnya akan diumumkan ke publik melalui situs kpk.go.id sebelum berlangsungnya Pilkada.

Berdasarkan pantauan situs kpk.go.id, Sabtu (13/1/2018) sejumlah LHKPN Calon kepala daerah telah diunggah, namun juga masih banyak yang belum terunggah meski telah melaporkannya ke KPK jauh hari sebelumnya.

Terkait hal tersebut, Ramli Manong menjelaskan bahwa kemungkinan belum diuploadnya data kekayaan menyusul dari mekanisme KPK yang biasanya memiliki batas waktu pelaporan hingga upload data. “Intinya kami sudah serahkan dan jelas ada tanda terima, mungkin KPK memiliki mekanisme atau batas waktu tersendiri setelah pelaporan ke upload data di situsnya,” terangnya.

 

Related posts

CELEBESONLINE