banner pasang iklan
banner pasang iklan

Pastikan Program 3K Berjalan Lancar, Rektor Unibos Kunjungi Lokasi KKN

-

CELEBESonline.com, Makassar – Rektor Universtas Bosowa (Unibos), Prof Saleh Pallu, melakukan kunjungan sekaligus Monitoring dan Evaluasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 43 Unibos, Senin (15/1/2018). Kunjungan ini dilakukan di tiga kabupaten yaitu Sidrap, Wajo, dan Soppeng.

Turut bersama Rektor Unibos adalah Dekan Fakultas se-Unibos, Direktur Pascasarjana, dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unibos. Rombongan engunjungi 180 mahasiswa yang ditempatkan di daerah tersebut.

Selain penempatan mahasiswa KKN di tiga daerah ini, KKN Unibos angkatan 43 yang berjumlah 612 mahasiswa juga ditempatkan di daerah Makassar khususnya Sudiang dan Antang. Selain itu ada juga penempatan KKN luar Sulawesi yaitu di Bali.

“Pada KKN kali ini, mahasiswa Unibos menjalankan program yang mengacu pada pola ilmiah pokok Unibos yaitu kewirausahaan. Sehingga program yang dijalankan berbasis pada 3K,” kata Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat Unibos, Dr Muhlis Ruslan MSi.

Muhlis menjabarkan bahwa program K1 seperti pendataan Usaha Kecil Menengah (UKM) masyarakat mulai dari pembinaan hingga pengaplikasian. Sehingga mahasiswa harus melakukan seminar kewirausaahaan.

Pada program ini mahasiswa diberikan kesempatan pendampingan yang akan mengidentifikasi kelemahan UKM yang bersangkutan.

Selanjutnya mahasiswa KKN Unibos juga menjalankan program K2 yang berbasis perbantuan. Termasuk bagaimana membantu pemerintah dalam segi administrasi pemerintahan daerah, pembuatan batas-batas wilayah, nama jalan, dan pemberian nomor rumah yang dilanjutkan dengan program K3 seperti bakti sosial, pengajaran, melakukan kegiatan lomba dan kegiatan pengembangan kemasyarakatan lainnya.

Dalam kunjungan ini, Ketua LPPM Unibos, Dr Hasanuddin Remmang, menuturkan jika kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN Unibos kali ini relevan dengan program pemerintah. Seperti pemberdayaan masyarakat yang tertuang dalam program setiap daerah.

“Kami memilih kabupaten-kabupaten ini karena daerah ini memang berpotensi terkait pertanian, perikanan, dan peternakan sesuai dengan pola ilmiah Unibos. Sehingga sebelum diterjunkan mahasiswa juga diberi pembekalan tentang sektor ini selama 5 hari yg dikoordinir koordinator KKN ke 43 Unibos yaitu Fauzi Lebang,” ucapnya.

“Selain itu, yang perlu diperhatikan dalam program mahasiswa juga terkait peningkatan kesejahtraam masyarakat pedesaan, bukaan lapangan kerja dan mengurangi tingkat kemiskinan. Selanjutnya untuk pengembangan daerah, LPPM unibos akan dikembangkan ke daerah lainnya juga”, kata Hasanuddin.

“LPPM Unibos kini berinovasi dengan melalukan peningkatan kerjasama UKM di daerah yang ditempati mahasiswa KKN dalam hal pembinaaan keberlanjutan dan terpadu pada instansi terkait di daerah. Dan disandingkan dengan program Kemenristek Dikti terkait penelitian dan pengabdian termasuk melalui beberapa instrumennya seperti peningkatan seminar dan workshop yang nenghadirkan beberapa pakar,” tambahnya.

Rektor Unibos, Prof Saleh, pun dalam arahannya mengatakan jika mahasiswa memang membutuhkan KKN sebagai salah satu bagian dari proses sebelum menyelesaikan S1-nya.

“Yang terpenting itu bagaimana program yang dibuat dapat memberi manfaat kepada masyarakat bahkan hingga dalam jangka waktu yang panjang. Dengan kegiatan ini mahasiswa juga diajarkan proses interaksi lebih kepada masyarakat termasuk berbaur dengan berbagai budaya dan pola hidup dimana mereka ditempatkan,” urai Prof Saleh.

“Di sini juga diperlukan sikap membangun kebersamaan untuk menjadikan output Unibos sebagai penerus bangsa terbaik dan dimulai dengan diperbantukannya mahasiswa dalanm majunya suatu negara itu bergantung bagaimana majunya suatu desa,” kata Prof Saleh Pallu

Dalam kunjungan yang dilakukan sampai hari ini, Selasa (16/2/2018), Rektor Unibos bersama rombongan diterima langsung oleh Kepala Camat masing-masing wilayah kabupaten tersebut. Usai penerimaan, juga dilanjutkan dengan pemaparan kegiatan mahasiswa KKN angkatan 43 Unibos oleh masing-masing koordinator kecamatan.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBESONLINE