banner pasang iklan
banner pasang iklan

Tentang Tulisan Tim DIA, Maqbul Halim

Basri Kajang -

Basri Kajang
Jubir Appi-Cicu

Makassar – Pilihan dan tutur kata serta kalimat dalam menulis adalah cermin pengetahuan, karakter dan watak sang penutur/penulis.

Begitupun jika seorang menulis atau bicara sebagai tim dari bakal calon. Maka tentu saja segala apa yang dikatakan, atau yang dilakukannya merupakan repsentasi dari bacalon yang diwakilinya.

Memilah dan memilih tim inti apalagi juru bicara sebagai tukang cuap-cuap di media haruslah orang yang tepat pas sesuai dengan karakter calon.

Tulisan dan pandangan saudara Maqbul Halim alias MH sedikit menggelitik apalagi jika benar ditulis secara sadar dalam kapasitas sebagai tim inti pemenangan Danny Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi).

Prolog tulisannya cukup bagus, diawali dengan sedikit berteori menukil dua aras pendekatan “in order to” vs “motive to“.

Ia seolah ingin menyampaikan kepada khalayak pembaca bahwa Maqbul Halim adalah orang yang sangat ilmiah.

Namun pada alenia berikutnya, pilihan diksinya sudah mulai blepotan. Logika yang ditampilkan jumpalitan tidak beraturan alias berantakan serta tidak berdialektika.

Sebagai contoh, warga Makassar diajak, bahkan terkesan dipaksa, untuk tidak bertanya apalagi menggugat tentang siapa dan dari mana asal-usul Danny Pomanto.

Pages: 1 2 3 4

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBESONLINE