banner pasang iklan
banner pasang iklan

Rektor: Alumni Fisipol Unhas Harus Menjadi Pemecah Masalah Bangsa

Rektor Unhas, Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu -

CELEBESonline.com, Makassar – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin memperingati Dies Natalis ke-57. Puncak perayaan yang dilaksanakan pada Minggu, (11/2/2018), di GOR Jusuf Kalla, Kampus Unhas Tamalanrea.

Tampak hadir pada acara ini pimpinan Universitas, Dekan-dekan di lingkungan Unhas, civitas akademika FISIP Unhas, para alumni, dan mitra-mitra.

Rektor Unhas dalam sambutannya mengungkapkan kebanggaan atas pencapaian Fisipol Unhas dewasa ini. “Sekarang ini hampir seluruh prodi di Fisipol, baik S1, S2, maupun S3 telah terakreditasi A. Tinggal 1 prodi yang kita harap dalam waktu dekat ini hasil akreditasinya akan diumumkan, mudah-mudahan juga akan A. Bahkan sekarang di Fisipol Unhas sudah ada prodi yang terakreditasi A, yaitu Prodi Ilmu Hubungan Internasional”.

Sejak tahun 2017, pelaksanaan Dies Natalis Fisipol Unhas dilaksanakan dengan keterlibatan alumni. Alumni dan almamater, dalam penilaian Prof. Dwia, memiliki kedekatan luar biasa.

Berkaitan dengan peran alumni di masyarakat, Rektor Unhas mengharapkan agar para alumni Fisipol menjadi sosok-sosok yang berperan dalam menyelesaikan masalah bangsa.

“Sebagai bangsa, kita masih menghadapi beberapa masalah yang butuh perhatian semua pihak. Unhas membangun tradisi untuk berbuat tanpa perlu ribut-ribut. Kita Minggu lalu mengirim Tim Medis dan Kesehatan Unhas untuk Agats. Saat ini, Tim kita yang terdiri dari profesor dan dokter-dokter residen masih berada di Agats,” kata Prof. Dwia.

Memasuki tahun politik ini, Prof. Dwia menilai peran alumni Fisipol Unhas sangat strategis. “Banyak alumni Unhas, khususnya alumni Fisipol sekarang memegang posisi kunci dalam politik dan pemerintahan. Saya berharap, Anda semua menjadi problem solver. Anda menjadi sosok-sosok penyelesai konflik dan berkontribusi bagi demokrasi,” ucap Prof. Dwia dengan nada tegas.

Pada akhir sambutannya, Prof. Dwia menantang para alumni Fisipol untuk turun tangan mengatasi masalah-masalah bangsa. “Saya menantang para alumni untuk turun dan terlibat menyelesaikan masalah kemiskinan, konflik sosial, demokrasi, masalah pangan, dan sebagainya. Siap??”, tanya Prof. Dwia yang disambut dengan pekikan gemuruh ratusan alumni Fisipol Unhas yang hadir.

Acara Dies Natalis Fisip Unhas ke-57 ini juga diwarnai dengan penganugerahan Lifetime Achievement Award kepada Prof. Dr. Syukur Abdullah. Putri pertama beliau terbang langsung dari Washington untuk turut hadir dan memberikan sambutan mewakili keluarga.(*)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBESONLINE