Rinaldi: Tangan Saya Diikat di Hari Pertama | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Rinaldi: Tangan Saya Diikat di Hari Pertama

CELEBESONLINE (Makassar): Rinaldi, warga Sulsel yang menjadi satu dari 10 awak Kapal Brahma 12 yang ditawan kelompok bersenjata di Philipina sejak 26 Maret 2016, memberi penjelasan singkat saat tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Selasa (03/05/2016) malam. Rinaldi tiba bersama dengan Wawan Saputra yang juga sempat ditahan di Philipina.

Rinaldi menyebutkan, tangannya sempat diikat kelompok bersenjata pada hari pertama penawanan. Ia langsung di hutan lebat. “Cuma hari pertama saja saya diikat. setelah itu ikatan di tangan dilepas,” kata Rinaldi singkat.

Setelah itu Rinaldi tidak mau lagi memberi keterangan. Keluarganya segera membawa Rinaldi menuju mobil yang akan membawanya ke kediamannya di Jalan Tinumbu, Kota Makassar.

BACA JUGA: BUKAN KELOMPOK ABU SAYYAF yang TAWAN 10 WNI

Tiga dari 10 warga Indonesia yang menjadi awak Kapal Motor Brahma 12, merupakan warga Sulawesi Selatan. Kapal yang membawa mereka untuk mengangkut batubara dibajak sejak 26 Maret 2016. Mereka adalah Surianto (25) asal Gilireng Kabupaten Wajo, Wawan Saputra (22) asal Malili, Kabupaten Luwu Timur, dan Rinaldi (24) asal Wotu dan tinggal di Jalan Tinumbu lorong 132 2/12 Kota Makassar. Mereka akhirnya bisa bebas pada Minggu (01/05/2016) melalui negosiasi banyak pihak.(*)

About The Author

Related posts

CELEBES ONLINE