Perkuat Brand, Bosowa Ingin Jadi Pemain Utama Industri Semen di Indonesia | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Perkuat Brand, Bosowa Ingin Jadi Pemain Utama Industri Semen di Indonesia

CELEBESONLINE, Makassar – Jika bicara semen, maka yang ada dibenar adalah nama Semen Bosowa. Nama itu sudah membumi selama hampir 20 tahun.

Namun, hari ini, Rabu (7/12/2016), PT Semen Bosowa Maros yang memproduksi Semen Bosowa berubah menjadi Bosowa Semen. Jika besok-besok membeli semen, maka akan nampak perubahan nama dan tampilan pada kantong.

Ya, kantong semen menjadi lebih berwarna, dengan sentuhan warna coklat, merah, dan biru. Desain kantong semennya juga berubah menjadi lebih sederhana dan makin menegaskan logo Bosowa ditengah kantong. Logo ini menggantikan gambar pabrik yang selama ini menghiasi kantong semen milik Bosowa Group itu.

Jika sudah sedemikian dikenalnya, lantas mengapa Bosowa melakukan re-branding? CEO Bosowa Semen, Sadikin Aksa, menegaskan bahwa perubahan ini untuk memperkuat brand Bosowa yang ingin menjadi pemain utama nasional.

“Tidak mudah untuk mengganti brand. Karena itu kami melakukan riset tentang strategi apa yang akan dijalankan untuk re-branding. dan tahun ini kita merubah Semen Bosowa menjadi Bosowa Semen agar brand Bosowa kian kokoh kuat di tanah air,” ucap Sadikin.

“Kami ingin mantapkan posisi brand sebagai pemain utama industri semen di Indonesia sesuai dengna visi Bosowa. Unit bisnis Grup Bosowa terbesar adalah Bosowa Semen, karena itu, kami fokus untuk membesarkan ini,” tambahnya.

Sadikin mengatakan bahwa Bosowa Semen peringkat empat industri semen di Tanah Air. Di atasnya adalah Semen Indonesia yang merupakan milik pemerintah, lalu di urutan kedua adalah Indocement (Jerman), di urutan tiga ada Holcim (Swiss).

“Dengan kata lain bahwa Bosowa Semen merupakan perusahaan semen swasta nasional terbesar di Indonesia,” ucap Sadikin.

Sadikin menekankan bahwa perubahan bukan hanya dari segi desain kantong tapi juga kualitas dan pelayanan. Ia menjelaskan bahwa pihaknya akan menjaga kualitas produk dan konsistensi.

“Yang utama isi dari kantong semen yang ada sekarang. Kami survei juga ada beberapa daerah yang membutuhkan kualitas semen yang lebih bagus. Kita harus rubah kantong semen dengan warna yang mudah dilihat dan logo Bosowa lebih besar. Kualitas produk tidak berkurang,” ucapnya.

Sementara itu, Deputy CEO Bosowa Semen, Rachmat Kaimuddin, mengatakan bahwa meski telah melakukan re-Branding dari Semen Bosowa menjadi Bosowa Semen, tapi bisa dipastikan bahwa harga semen tidak berubah.

Menurutnya, konsumen sudah tahu harga semen dari Bosowa itu bagus. Agar konsumen tetap dapat membeli dengan harga yang wajar dan value for money, pihaknya terus berusaha untuk melakukan berbagai efisiensi dan perbaikan-perbaikan proses perencanaan, pengadaan, manufaktur, dan distribusi.

“Tentunya hal itu kami lakukan tanpa mengurangi komitmen terhadap kualitas dan pelayanan,” ujarnya.

“Konsumen kami adalah konsumen yang menginginkan rasa aman dan tenang. Yang menginginkan produk kualitas tinggi, pelayanan yang baik, dan harga yang wajar. Hari ini, komitmen kami di depan hadirin semua adalah, kami akan memberikan itu semua. Percayakan Pada Bosowa,” katanya.

Grup Bosowa Semen sendiri merupakan salah satu unit usaha terdepan yang dimiliki Bosowa. Grup ini melakukan aktifitas usaha terpadu, mulai dari proses penggunaan bahan baku, produksi semen, hingga pengiriman ready mix kepada para pelanggan. Standar mutu dari produk yang dihasilkan juga sudah sesuai dengan ISO 9001 dan 14001.

Grup Semen saat ini terbagi dalam tiga perusahaan yang masing-masing mengelola bisnis semen secara full integrated dan semi integrated.
Adapun dua perusahaan itu adalah PT Semen Bosowa Maros, perusahaan yang mengelola bisnis semen secara full integrated yang terletak di Maros, dengan kapasitas produksi sebesar dua juta ton klinker semen per tahun dan 2,4 juta ton semen per tahun dengan total 4,2 juta ton per tahun. Line 2 memproduksi 1,8 juta ton per tahun.

Pabrik semen ini dibangun di atas lahan seluas 147 hektar serta dilengkapi dengan akses jalan masuk yang mendukung. PT Semen Bosowa Indonesia, perusahaan yang mengelola bisnis semen secara semi integrated (grinding) yang terletak di Batam, Kepulauan Riau. Kapasitas produksi sebesar 1,2 juta ton per tahun. Serta di Banyuwangi berupa packing plant yang memproduksi 2 juta ton per tahun.(*)

About The Author

Related posts

CELEBES ONLINE