Dubes RI Bakal Buka Warung Coto di Singapura | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Dubes RI Bakal Buka Warung Coto di Singapura

CELEBESONLINE, Makassar – Dalam pembicaraan yang berlangsung cukup intens dengan Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto, Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya, berjanji akan membantu mempromosikan Kota Makassar sebagai salah satu destinasi bagi para warga Singapura.

Ia juga berjanji untuk membantu Pemkot Makassar untuk membuka Warung Coto Makassar sebagai salah satu the best culinary Anging Mammiri di Singapura.

“Kita akan membantu Makassar membuka warung Coto Makassar di Singapura,” pungkas Ngurah Swajaya, Kamis (8/12/2016).

Pertemuan ini juga dalam rangka menindaklanjuti MoU Pemerintah Kota Makassar dengan International Enterprise Singapore pada kegiatan Leader’s Retreat Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Singapore Lee Hsien Loong di Semarang beberapa waktu lalu.

Danny yang didampingi ketua TP PKK Indira Yusuf Ismail, Asisten 1, Kabag Humas, dan Kabag Pemerintahan, berserta camat se-Makassar diterima dengan hangat oleh Dubes Ngurah Swajaya di kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura.

“Kunjungan kemarin merupakan rangkaian tindak lanjut MoU Pemkot dengan Singapura yang di Semarang,” ucap Danny.

Sebagai ujung tombak pemerintahan, 14 camat se-Kota Makassar usai berkoordinasi terkait MoU dengan Pemkot Makassar dan Singapura berlanjut ke kunjungan 14 camat ke beberapa tempat. Seperti Urban Redevelopment Authority (URA), Housing Development Board (HDB), dan Garden By the Bay yang diharapkan menjadi inspirasi dan edukasi untuk pembangunan di Makassar.

Sebelumnya, Makassar menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang menandatangani MoU dengan Singapura pada pertemuan tahunan presiden RI dan Perdana Menteri Singapura di Wisma Perdamaian, Jl Imam Bonjol, Kota Semarang Jawa Tengah, 14 November lalu.

Ada pun kesepakatan kerja sama yang termaktub dalam MoU yang ditandandatangani Danny bersama Asisten CEO IES, Tan Soon Kim, yakni pengelolaan perkotaan, transportasi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, pariwisata, ekonomi dan e-pemerintahan, serta infrastruktur.(*)

About The Author

Related posts

CELEBES ONLINE