Hadir di Banyuwangi, Bosowa Semen Ingin Jadi Pemain Utama | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Hadir di Banyuwangi, Bosowa Semen Ingin Jadi Pemain Utama

CELEBESONLINE (Banyuwangi): Setelah di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dan di Batam, Kepulauan Riau, Bosowa Semen menambah satu pabrik baru di daerah Banyuwangi, Jawa Timur. Wapres RI M Jusuf Kalla meresmikan pabrik itu di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (15/12/2016) hari ini.

Dengan peresmian pabrik itu, Bosowa Semen ingin menegaskan sebagai perusahaan semen nomor 4 di Indonesia setelah Semen Indonesia (milik pemerintah), Indocement (milik Heidelberg Jerman), dan Holcim Indonesia (milik LafargeHolcim Perancis/Swiss).

Chairman Bosowa, Erwin Aksa, mengatakan, Bosowa Semen sesungguhnya sudah hadir di Banyuwangi sejak 2003 namun masih sebatas pabrik pengepakan (flat storage). Pabrik yang diresmikan hari ini merupakan pabrik terintegrasi penuh mulai dari pengolahan bahan baku, produksi, hingga pengepakan.

Bosowa memilih Banyuwangi karena pertumbuhan ekonomi daerah ini terbilang sangat bagus dan senantiasa di atas rata-rata Jawa Timur dan nasional. Sebagai gambaran, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) naik dari Rp 32,46 triliun pada tahun 2010 menjadi Rp 53,37 triliun pada tahun 2014. Semen jadi pilihan karena pertumbuhan ekonomi selalu seiring dengan peningkatan kebutuhan semen.

Erwin Aksa menambahkan, pada tahun 2012 Bosowa memulai pembangunan pabrik Bosowa Semen Banyuwangi. Juni 2015, pabrik ini selesai didirikan dengan nilai investasi Rp 1,2 triliun. Pabrik ini berkapasitas 1,8 juta ton per tahun, cukup untuk memasok 1,5 kali kebutuhan semen di daerah Tapal Kuda, termasuk di Banyuwangi.

“Pabrik ini dibangun dengan teknologi modern dengan standar internasional. Pembangunannya diawasi dan dioperasikan oleh putra-putri Indonesia. Dengan berdirinya pabrik ini, Bosowa Semen bisa mendukung kebutuhan semen di daerah Banyuwangi, Tapal Kuda, dan Bali. Kami berharap dengan kehadiran Bosowa di Banyuwangi, visi Bosowa menjadi pemain utama nasional dan memberi berkah dan manfaat di lokasi usaha Bosowa, dapat tercapai,” kata Erwin.

Pada pabrik semen dan terminal LPG, Bosowa mempekerjakan sekira 300 orang yang sebagian besar penduduk Banyuwangi. Pihaknya juga komit untuk selalu mendukung kebutuhan dari masyarakat Banyuwangi dan Jawa Timur, baik itu di sisi kebutuhan semen, transportasi, jasa keuangan, maupun energi.(*)

About The Author

Related posts

CELEBES ONLINE