Anak Prof A Husni Tanra Menikah, Tapi Serasa Reuni Alumni Smansa Makassar | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Anak Prof A Husni Tanra Menikah, Tapi Serasa Reuni Alumni Smansa Makassar

CELEBESONLINE (Makassar): Akad nikah putri bungsu Prof dr Andi Husni Tanra PhD SpAN, Andi Rini Tanra, di Novotel Hotel Makassar, Sabtu (14/1/2017) pagi, dihadiri banyak tokoh penting di Sulawesi Selatan. Terdapat mantan Rektor Unhas dan mantan Bupati Wajo Prof Radi A Gany serta mantan Rektor Unhas Prof Idrus A Paturusi SpBO. Juga tampak Bupati Bantaeng Prof Nurdin Abdullah. Mereka datang khusus memberi selamat kepada Rini yang menikah dengan Fadel Said.

Rini dan Fadel berkawan lama sejak ketika masih sama-sama bekerja di Hotel Sedona. Sekarang bernama Hotel Aryaduta Makassar. Setelah dari Hotel Sedona, mereka bekerja di bidang masing-masing. Rini antara lain mengurus Kaori Bunka-En Makassar, lembaga pendidikan bahasa dan kebudayaan Jepang yang berpusat di Makassar. Fadel bekerja di perusahaan asuransi di Bali. Awal Januari ini, keduanya kembali bertemu di Makassar dalam ikatan pernikahan. Kata ustad pemberi nasihat pernikahan, semuanya karena kehendak Allah.

Sejumlah orang Jepang yang bekerja di Makassar juga datang, termasuk Konsul Jepang Masaki Tani. Tamu Jepang tampil unik. Perempuan menggunakan baju bodo lengkap dengan sarung sutra. Si pria menggunakan jas tutup warna hitam, sarung, dan songkok pamiring. Sebaliknya, sebagian rekan-rekan Rini menggunakan Yukata, pakaian tradisional Jepang.

Maklumlah, hubungan keluarga Prof A Husni Tanra dengan orang Jepang sangat dekat. Prof A Husni Tanra merupakan Chairperson AMDA Indonesia, organisasi dokter se-Asia yang berpusat di Jepang. Prof A Husni Tanra juga alumni Hiroshima University. Ia bahkan termasuk kelompok pertama dosen dari Unhas yang kuliah di wilayah yang pernah kejatuhan bom atom itu.

Rekan-rekan pasangan pengantin tak kalah banyaknya. Teman seangkatan Rini di SMA Negeri I (Smansa) Makassar lebih dari 70 orang yang datang. Dari Singapura, Jakarta, Ambon, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Belum termasuk dari sesama alumni Fakultas Ekonomo Unhas. Lalu akad nikah pun seolah menjadi ajang reuni Smansa Makassar di acara itu. “Ah, ini lebih mirip reuni. Cuma tempatnya yang beda, pinjam acaranya si empunya acara,” kata Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Enrekang, Sangkala Tahir.

Sesuai arahan ketua angkatan, Andi Ridwan “Dino” Jabir Patiwiri, pria menggunakan batik berwarna coklet dan pakaian pesta bernuansa hijau untuk perempuan. Inilah yang jadi pembeda mereka dari tamu-tamu lainnya.

Kemeriahan makin menjadi-jadi ketika semuanya naik memenuhi panggung untuk berfoto bersama. Pasangan pengantin sempat terjepit di antara kerumunan, tapi pengantin menikmati keriuhan itu. Hadirin lainnya pun ikut tertawa melihat tingkah mereka.(*)

About The Author

Related posts

CELEBES ONLINE