Peredaran Uang Palsu Marak di Makassar dan Parepare | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Peredaran Uang Palsu Marak di Makassar dan Parepare

CELEBESonline.com, Makassar – Tingkat kemajuan teknologi semakin tinggi. Hal ini dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat di Sulsel untuk memalsukan uang Rupiah.

Terbukti dari hasil temuan Bank Indonesia (BI), peredaran akan uang palsu di Sulsel meningkat. Dari data BI Wilayah Sulsel yang dirilis per tanggal 2 Maret 2017 menyebutkan, angka temuan uang palsu di Sulsel meningkat tajam dibanding pada bulan sebelumnya.

BI Sulsel mencatat peredaran uang palsu hingga Januari 2017 di Sulsel mencapai 292 lembar. Jumlah tersebut meningkat sekitar 2,26 persen dibanding temuan pada bulan sebelumnya.

Dari hasil temuan tersebut Kota Makassar termasuk daerah yang paling banyak ditemukan uang palsu yakni sebanyak 276 lembar atau sekitar 94,52 persen dari total temuan, disusul Kota Parapare sebanyak 11 lembar, dan selanjutnya kabupaten Bone sebanyak 5 lembar.

Kepala BI Sulsel, Wiwiek Sisto Widayat, mengatakan, dari temuan dan laporan yang masuk ke BI Sulsel, uang pecahan Rp 50 ribu yang paling banyak dipalsukan yaitu 172 lembar selanjutnya pecahan Rp 100 ribu sebanyak 119 lembar, dan pecahan Rp 20 ribu sebanyak satu lembar.

Menurutnya dari hasil temuan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin peduli dan sadar untuk melaporkan kepada BI apabila menemukan uang palsu.

“Untuk itu BI akan terus menggalakkan kegiatan sosialisasi keaslian uang rupiah kepada masyarakat di banyak daerah, sehingga pahaman uang rupiah asli semakin meningkat dan peredaran uang palsu menurun,” pungkas Wiwiek.(*)

About The Author

Related posts

CELEBES ONLINE