Qatar Konflik, KBRI Doha Bentuk Satgas Khusus untuk WNI | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Qatar Konflik, KBRI Doha Bentuk Satgas Khusus untuk WNI

M Basri Sidehabi, Dubes RI untuk Qatar - (Handover)

CELEBESonline.com, Makassar – Kedutaan Besar RI untuk Qatar di Doha, membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk memastikan perlindungan warga negara RI, terkait situasi konflik Qatar dengan negara-negara tetangganya.

Dubes RI untuk Qatar, Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Basri Sidehabi, Senin 12 Juni 2017, menghimbau WNI agar tetap tenang namun waspada karena konflik ini hanya bersifat politis. Mantan anggota DPR RI ini mengharapkan para ormas-ormas yang ada di Qatar turut membantu meredakan WNI yang panik akibat informasi yang keliru.

Dubes juga menyampaikan Presiden Jokowi telah menelpon Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani pada 9 Juni 2017 lalu, guna menyampaikan komitmen Indonesia untuk berperan dalam penyelesaian konflik melalui dialog. Sebelumnya Menlu Retno juga singgah ke Qatar dan berkomunikasi dengan Menlu Qatar, Sheikh Muhammad Al-Thani dan sekaligus melihat kesiapan KBRI dalam mengantisipasi konflik.

Terkait dengan adanya rumor dan informasi mengenai adanya konsentrasi militer di perbatasan Qatar-Saudi Arabia, Basri Sidehabi yang juga mantan Irjen TNI ini mengirim tim KBRI guna melihat perkembangan diperbatasan kedua negara secara langsung dan menverifikasi informasi tersebut serta mengupdate mengenai prosedur imigrasi melintasi perbatasan.

Berdasarkan pantauan, kondisi perbatasan aman dan terkendali. Rumor yang beredar mengenai mobilisasi pengerahan militer ternyata tidak terbukti. Imigrasi Qatar masih mengijinkan setiap pemegang paspor Saudi untuk melintasi perbatasannya. Namun terjadi penurunan lalu lintas yang cukup drastis di perbatasan sekitar 75%. Apalagi mengingat sebelumnya bahwa sekitar 40% kebutuhan impor Qatar melalui perbatasan darat Saudi Arabia.

Menurut Pejabat KBRI Doha, Boy Dharmawan, dalam rangka mengantisipasi konflik, KBRI telah membentuk Satgas khusus guna memastikan kesiapan staf KBRI dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada WNI. Selain itu, KBRI juga telah memiliki Contigency Plan atau langkah antisipasi guna melindungi WNI dan aset Pemerintah RI di Qatar.

Ditambahkannya, KBRI menghimbau WNI untuk segera memperbarui data dengan melaporkan keberadaannya di Qatar. Layanan lapor diri bisa dilakukan online melalui http://paspor.kbridoha.com.

Jumlah WNI di Qatar yang telah melapor diri ke KBRI sampai Juni 2017 terdapat sekitar 29 ribu. Selain itu, dalam rangka memperkuat pelayanan masyarakat, KBRI juga dengan menyediakan layanan Hotline KBRI Doha yang dapat dihubungi bagi WNI yang membutuhkan bantuan dan informasi pada nomor +974 3332 2875.(*)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE