Pelindo IV Siap Berikan Pelayanan Terbaik Untuk Pemudik Lewat Jalur Laut | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Pelindo IV Siap Berikan Pelayanan Terbaik Untuk Pemudik Lewat Jalur Laut

Direktur Operasi dan Komersial Pelindo IV, Alif Abadi (tengah) - (Apri)

CELEBESonline.com, Makassar – Arus mudik Idul Fitri 1438 Hijriah/2017 Masehi diperkirakan akan mulai pekan depan. Salah satu moda angkutan mudik adalah melalui laut.

Untuk kelancara arus mudik lewat jalur laut di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, PT Pelindo IV (Persero) melakukan serangkaian persiapan. Seperti menyiapkan tim Posko Angkutan Laut Lebaran di Pelabuhan Makassar.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Doso Agung mengatakan diprediksi arus mudik di Pelabuhan Makassar akan terjadi pada H-10 Lebaran. “Tapi sejak Kamis lalu kami sudah mulai mempersiapkan semuanya termasuk posko yang dibutuhkan penumpang untuk mengantisipasi arus mudik nanti agar penumpang merasa nyaman,” ujar Doso.

Pelindo IV telah membenahi dan menyiapkan berbagai fasilitas di terminal penumpang, antara lain menyiapkan ruang menyusui, kipas angin khusus, AC di ruang tunggu terminal penumpang di lantai satu dan dua, ruang kesehatan, tempat chas telepon genggam, wi-fi, air kran yang bisa langsung dikonsumsi, toilet yang senantiasa bersih, mushola berikut perlengkapan sholat, dan kursi roda untuk penyandang disabilitas.

Selain menyiapkan fasilitas untuk para pemudik yang menggunakan moda transportasi kapal laut, Pelindo IV juga memperhatikan faktor keamanan yang diperketat dengan tidak membiarkan penumpang bertumpuk di ruang tunggu.

“Tim pengamanan dibantu pihak dari kepolisian akan bekerjasama menjalankan tugasnya masing-masing. Sehingga tidak akan ada lagi penumpukan penumpang di ruang tunggu. Hanya penumpang yang ingin berangkat saja yang dipersilahkan masuk ke ruang tunggu yang sudah difasilitasi,” katanya.

Hal itu juga ditegaskan Direktur Operasi dan Komersial Pelindo IV, Alif Abadi, kepada media di sela-sela Buka Puasa Bersama dan peringatan Nuzulul Quran, Selasa (13/6/2017). Alif mengatakan  bahwa Pelindo IV telah menyiapkan fasilitas di ruang tunggu agar penumpang yang bisa menampung hingga 4.000 orang dan calon penumpang nyaman dan aman.

Menurutnya, terminal penumpang sudah standar internasional, yang telah dilengkapi antara lain dengan garbarata atau jembatan penghubung dari ruang tunggu terminal penumpang ke pintu masuk kapal.

“Jadi penumpang tidak lagi berdesak-desakan di bawah tangga kapal. Mereka bisa langsung dari terminal ke pintu masuk kapal,” katanya.

Ali menambahkan, Pelindo IV juga konsen terhadap keamanan penumpang dan calon penumpang. Keamanan di Pelabuhan Makassar juga didukung kamera CCTV yang siap memonitoring semua pergerakan penumpang dari mulai pintu masuk pelabuhan hingga naik ke kapal.

Selain itu, ada juga petugas keamanan yang disiagakan yaitu dari security internal Pelindo IV, Polres Pelabuhan, Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) serta Lantamal dan K9 Polda Sulsel, juga telah memiliki alat keamanan seperti metal detector.

“Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 atau H-2 Lebaran. Di Pelabuhan Makassar diperkirakan akan mengalami kenaikan jumlah penumpang sekitar 3-5 persen dari periode yang sama tahun lalu,” kata Alif.

Di mana pada musim mudik tahun lalu, hingga H-3 Lebaran, penumpang yang naik dan turun di Pelabuhan Makassar mencapai kurang lebih 107.909 orang.

“Diperkirakan tahun ini jumlah penumpang mudik akan mencapai 114.384 orang,” ucapnya. “Dominan penumpang asal Pulau Jawa adalah dari Surabaya sedangkan untuk wilayah timur berasal dari Papua.”

Pelindo IV juga sudah melakukan penataan pedagang kaki lima (PK5) di area Pelabuhan Makassar, pemasangan CCTV sebanyak 9 titik di sisi dermaga, 18 titik di terminal penumpang lantai satu dan dua, serta 16 titik di area PK5 dan tidak ada lagi pedagang asongan yang berkeliaran di area dermaga dan terminal penumpang, sehingga kenyamanan dan keamanan penumpang kini lebih terjamin.

“Semua fasilitas pendukung yang kami siapkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpang kapal. Juga sebagai bagian untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi bila nanti terjadi penundaan pemberangkatan karena kendala teknis,” tandas Doso.(*)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE