counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

“LUPUS” Penyakit Baru yang Mematikan, Ini Gejalanya

-
New Banner Semen

CELEBESonline.com – Penyakit LUPUS adalah penyakit baru yang mematikan setara dengan kanker, beberapa pengindap penyakit ini tidak tertolong lagi. Di dunia ada 5 juta orang yang terdeteksi mengindap penyakit Lupus, dan lebih dari 100 ribu kasus baru terjadi setiap tahunnya.

Arti kata LUPUS dalam bahasa Latin berarti “anjing hutan” yang mulai dikenal sekitar satu abad lalu. Awalnya, penderita penyakit ini dikira mempunyai kelainan kulit, berupa kemerahan di sekitar hidung dan pipi. Bercak-bercak merah di bagian wajah dan lengan, panas dan rasa lelah berkepanjangan, rambut rontok, persendian sering bengkak dan timbul sariawan. Selain kulit, penyakit ini juga dapat menyerang hampir seluruh organ yang ada di dalam tubuh.

Gejala-gejala penyakit dikenal sebagai Lupus Eritomatosus Sistemik (LES) alias Lupus. Eritomatosus artinya kemerahan, sedangkan sistemik bermakna menyebar luas keberbagai organ tubuh. Istilahnya disebut LES atau Lupus.

Gejala-gejala yang umum dijumpai adalah:
1. Kulit yang mudah gosong akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan.
2. Gejala umumnya penderita sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegal-pegal. Gejala ini terutama didapatkan pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.
3. Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Kadang disebut (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik. Melihat banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Lupus.
4. Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit LUPUS ini
5. Rambut yang sering rontok dan rasa lelah yang berlebihan

Penyakit ini dapat mengenai semua lapisan masyarakat dan bersifat genetik (turunan). Wanita lebih rentan 6-10 kali daripada pria, terutama pada usia 15-40 tahun. Bangsa Afrika dan Asia lebih rentan dibandingkan kulit putih. Penyakit ini kebanyakaan diderita wanita usia produktif sampai usia 50 tahun, sekalipun ada juga pria yang mengalaminya.

Seperti disadur CELEBESonline.com dari doktersehat.com, Dr. Rahmat Gunadi dari Fakultas Kedokteran Unpad/RSHS menjelaskan, penyakit lupus adalah penyakit sistem imunitas di mana jaringan dalam tubuh dianggap benda asing.

Reaksi sistem imunitas bisa mengenai berbagai sistem organ tubuh seperti jaringan kulit, otot, tulang, ginjal, sistem saraf, paru-paru, hati, sistem pencernaan, mata, otak, maupun pembuluh darah dan sel-sel darah.

Penyakit ini bisa timbul karena faktor kepekaan dan faktor pencetus yakni adanya infeksi, pemakaian obat-obatan, terkena paparan sinar matahari, pemakaian pil KB, dan stres.(*)

Related posts

CELEBESONLINE