counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Terkait Polemik PPDB Online, Ini Ultimatum Lembaga Orangtua Siswa ke DPRD Sulsel

Ketua Forum Orangtua Murid, Herman Hafid Nassa - (Teti)
New Banner Semen

CELEBESonline.com, Makassar – Hasil dengar pendapat terkait polemik Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis online Komisi E Bidang Pendidikan DPRD Sulawesi Selatan bersama asisten dua yang mewakili Gubernur Sulsel serta Dinas Pendidikan Sulsel di kantor DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (19/9/2017), dianggap nihil tanpa ada solusi.

Rapat dengar pendapat (RDP) menjadi kesempatan terakhir bagi orangtua calon siswa, untuk mendaftarkan anaknya yang masih menganggur karena tidak lulus pada PPDB lalu di salah satu sekolah di Makassar.

Ketua Lembaga Forum Orangtua Siswa, Herman Hafid Nassa mengakui hasil dengar pendapat itu seakan tidak ada titik terang. Pasalnya, data-data yang dimiliki Disdik Sulsel dianggap sebagai pembohongan publik, karena Disdik dan Kepala Sekolah SMU di Sulsel tidak transparasnsi serta menimbulkan banyak perbedaan data.

“Data awal PPDB online khususnya di kota Makassar sebanyak 800 kursi yang masih kosong, sedangkan menurut Disdik Sulsel data kursi kosong di SMU khususnya Makassar sudah penuh. Hal itu tentu menimbulkan tanda tanya baru,” pungkas Herman kepada CELEBESonline.com, Selasa (19/9/2017) siang. 

Ia menambahkan, pihaknya akan memberikan ultimatum hingga 27 September 2017 mendatang, dan mendesak pihak DPRD Sulsel untuk mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) agar kursi kosong segera diisi.(*)

Related posts

CELEBESONLINE