Purishkin Sang Seniman Penghibur | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Purishkin Sang Seniman Penghibur

Pavel Purishkin - MO PSM

KOLOM ANDI SURUJI – Awalnya dibangku cadangkan, Pavel Purishkin kemudian masuk menambah daya serang untuk meraih poin penuh. Berhasil…! Di ujung perjuangan, anak-anak PSM, kalian pemenang perang yang dramatis.

Gol Purishkin pun bukan sekadar penentu kemenangan. Lebih dari itu ia sebuah tarian indah yang menghibur. Menghapus dahaga di ujung keputusasaan. Tuhan selalu memberkati usaha yang tak kenal lelah.

Ia berlari menyilang menjauhi gawang, kemudian menarik badan, memutar pinggul, lalu menendang bola. Bukan ke kanan, tetapi ditarik sedikit ke belakang, mengecoh kiper Persib. Jika ke kanan bola dia arahkan, dengan mudah dijangkau kiper. Makanya kiper mati gaya. Uuhh….. sebuah seni, tarian memainkan bola. Purishkin senimannya.

BACA JUGA :  Berparas Cantik, Perempuan Ini Tak Malu Jadi Tukang Parkir

Tuhan pun selalu hadir pada usaha yang tak kenal lelah. Seperti yang dipertontonkan Hamka Hamzah, Pluim, Klock, Tibo, dan lainnya. Bola gol Purishkin membentur sedikit ke bagian dalam tiang, sehingga bola bergulir bersarang ke dalam gawang.

Ini kali kedua Purishkin menunjukkan seni bermain bola yang tinggi. Sebelumnya, ia mengeksekusi tendangan pojok dengan memelintir tendangannya, sehingga bola melambung memutar masuk di sudut atas gawang. Sebuah spekulasi yang berani karena ada keyakinan. Keyakinan ada karena rasa percaya diri. Rasa percaya diri muncul karena keterampilan dan teknik yang dikuasai.

Tanpa itu semua, eksekusi spekulatif tersebut kemungkinan gagal. Teman-teman lain mungkin ngedumel, karena sudah menunggu pada posisi berebutan bola di mulut gawang. Purishkin jitu.

BACA JUGA :  Malam Ini Hingga Besok Saksikan Hujan Meteor di Langit Makassar

Permainan bola adalah perang. Ya perang strategi, perang urat syaraf dalam dua kali empat puluh lima menit. Sedetik pun tak boleh ada kelengahan. Karena itu, setiap prajurit harus selalu waspada. Kelengahan itulah yang membuat barisan pertahanan PSM kecolongan, kemasukan gol duluan di menit ketiga babak pertama.

Hal ini perlu digarisbawahi. Sudah beberapa kali hal semacam itu terjadi. Padahal, seorang pemain profesional tidak boleh memandang enteng lawan, siapa pun itu. Seorang atau satu tim profesional harus senantiasa bermain pada performa terbaiknya. Lawan berat atau ringan. Dari awal sampai akhir perang. Kalah-menang urusan belakang.(*)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE