Marsekal Hadi Tjahjanto, Calon Tunggal Panglima TNI | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Marsekal Hadi Tjahjanto, Calon Tunggal Panglima TNI

-

CELEBESonline.com, Jakarta – Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, akan pensiun pada Maret 2018. Sebagai gantinya, Presiden Joko Widodo mengajukan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Marsekal Hadi Tjahjanto, sebagai calon tunggal panglima TNI mengantikan Gatot.

Nama Hadi yang dilantik sebagai KSAU pada 18 Januari 2017 lalu itu telah diserahkan kepada DPR, Senin (4/12/2017) kemarin untuk kemudian dilakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test). Presiden Jokowi memiliki alasan tersendiri memilih Hadi.

“Saya meyakini Beliau memiliki kemampuan dan kepemimpinan yang kuat dan bisa membawa TNI ke arah yang lebih profesional sesuai jati dirinya, yaitu sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional,” ujar Jokowi di Bandung, kemarin sore.

Dilansir dari kompas.com, berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang diakses di situs KPK (acch.kpk.go.id), Hadi memiliki total kekayaan sekitar Rp 5 miliar atau tepatnya Rp 5.001.683.500 dan 60.000 dollar AS. Hadi terakhir kali melaporkan LHKPN-nya ke KPK pada 24 Juni 2016 saat menjabat Sekretaris Militer Presiden di Kementerian Sekretariat Negara.

Kekayaan Hadi tersebut terdiri dari harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan di beberapa daerah senilai total Rp 594.105.500. Salah satunya bangunan seluas 38,5 meter persegi dengan nilai NJOP Rp 462.247.500. Hartanya yang terletak di Jakarta Selatan tersebut tercatat diperoleh tahun 2012.

Hadi juga memiliki harta bergerak berupa alat transportasi dan mesin lainnya, seperti sejumlah mobil dan sepeda motor senilai total Rp 515.700.000. Salah satunya adalah mobil Toyota Kijang Inova tahun pembuatan 2015 senilai Rp 247.500.000.

Ia juga memiliki harta bergerak lain berupa logam mulia senilai Rp 391.875.000. Dia juga tercatat memiliki giro dan setara kas lainnya yang berasal dari hasil sendiri dan warisan senilai Rp 3,5 miliar dan 60.000 dollar AS. Hadi tidak memiliki piutang dan dia tercatat baru sekali melaporkan harta kekayaan di KPK pada saat itu.

 

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE