Kasus Buloa, JPU Tuntut Muhammad Sabri Tiga Tahun Penjara | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Kasus Buloa, JPU Tuntut Muhammad Sabri Tiga Tahun Penjara

-

CELEBESonline.com, Makassar – Terdakwa Asisten I Pemerintah Kota Makassar, Muhammad Sabri dituntut hukuman penjara selama 3 tahun dan denda Rp 50 juta. Jaksa Penuntut Umum (JPU) meyakini terdakwa terbukti secara sah bersalah melakukan tindak pidana korupsi sewa menyewa lahan negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Sidang lanjutan kasus korupsi sewa lahan Buloa dengan tiga terdakwa Muhammad Sabri, Rusdin, dan Jayanti kembali digelar di Pengadilan Neheri Makassar. Sidang kali ini berlangsung dengan agenda mendengarkan tuntutan dari JPU.

BACA JUGA :  Diduga Pakai Ijazah Palsu, Legislator PDIP Ditahan Kejari Takalar

Dalam tuntutan JPU, Kamaria, Muhammad Sabri selaku Asisten I Pemerintah Kota Makassar terbukti melakukan penyalahgunaan kekuasaan dengan beberapa kali memfasilitasi pertemuan dengan terdakwa Rusdin dan Jayanti selaku penggarap lahan, dengan pihak PT PP untuk membahas sewa lahan tersebut.

Sabri dalam hal ini mengetahui bahwa lahan yang akan disewakan sebesar Rp 500 juta kepada PT PP merupakan lahan milik negara yang tidak boleh di persewakan.

BACA JUGA :  Polda Sulsel Minta Bukti Rekaman Pernyataan dari Gani Sirman

Jaksa akhirnya meyakini Muhammad Sabri terbukti secara sah bersalah, melanggar pasal 3 UU Nomor 20 Tahun 2001, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, kasus penyewaan lahan negara di Kelurahan Buloa.

Dengan demikian, JPU menuntut Muhammad Sabri dengan hukuman penjara selama 3 tahun dan denda Rp 50 juta.(*)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE