counter easy hit
160×600 Banner
160×600 Banner

Appi Menembus Labirin Politik

Bakal calon Walikota Makassar, Munafri Arifuddin - (int)
New Banner Semen

KOLOM ANDI SURUJI – Pada akhirnya, Golkar yang bertabur politisi bintang, Senin 4 Desember 2017 secara resmi menyerahkan rekomendasi usungan kepada Munafri Arifuddin sebagai calon walikota Makasar 2018-2023

Siapa menyusul? Nasdem tampaknya setali tiga wang. Begitu juga partai Hanura yang sudah disebut kalangan politisi.

Dengan demikian sudah dua calon. Semula, banyak orang memproklamirkan diri, setidaknya disebut-sebut, hendak mencalonkan diri menjadi walikota Makassar. Banyaknya peminat dapat menandakan dua hal. Petahana lemah atau dia kuat, sehingga daftar penantang berurut panjang.

Pada sisi lain hal itu dapat pula menjadi indikator dinamisnya geliat politik di Makassar. Utak-utik kalkulasi peluang harus ketat dan secermat mungkin. Bagaimana pun partai politik musti berhitung kalah-menang dan untung-rugi. Partai politik tidak akan gegabah sekadar mengusung calon yang hanya akan keok dalam kontestasi.

Munafri Arifuddin mencuat belakangan. Ia melangkah maju menerobos labirin politik ini dengan segala dinamikanya. Ia tekun menyiangi jalan panjang dan berliku yang akan dilalui sembari menebar benih-benih untuk kelak dipanen. Bukan pencitraan belaka.

Kendati start di garis paling belakang, dan menghidupkan mesin politiknya belakangan, tampaknya Appi mencatat akselerasi popularitas dan elektabilitas yang signifikan. Ia melaju dengan kecepatan tinggi namun tetap terukur secara berimbang. Ia menjaga harmonisasi antara kecepatan dan atmosfer lingkungan sekitarnya yang bisa ganas mengganjalnya secara mendadak.

Dalam perjalanannya berproses, ternyata Appi mendapat sambutan hangat warga yang merindukan kerja nyata, bukan sekadar jargon dan slogan canggih nan kosong, apalagi sekadar janji pembuai mimpi.

Kerja nyata memang masih sebatas harapan warga kepadanya, tetapi itulah sikap politik warga yang kecewa pada siapa dan apa yang dirasakan. Mereka memilih meletakkan harapannya pada figur alternatif ketimbang menggantungkannya pada sosok yang telah menunjukkan kinerja tidak sesuai harapannya. Appi dinilai digur pilihan yang tepat oleh masyarakat dan parpol.

Munafri sebagai anak muda, pengusaha yang senantiasa berprinsip “get things done”, aktivis berbagai kegiatan duniawi dan ukhrawi, bisa jadi dipandang sebagai sosok alternatif. Pilihan figur yang akan membawa warga membangun dan mewujudkan impian, serta mampu menjawab tantangan persoalan warga. Itulah mengapa ia banyak diundang, serta disambut hangat pada setiap kali memenuhi undangan warga untuk bersilaturrahmi, sekaligus mengenalnya lebih dekat dan menyampaikan harapan.

Harapan warga tentu bukanlah isapan jempol, namun sekaligus pula tantangan baginya. Munafri merupakan sosok yang lengkap latar belakanganya untuk figur walikota. Ia meniti karier kewirausahaannya dari bawah, mengasah jiwa kesaudagarannya secara tekun dari bawah hingga menduduki kursi direksi banyak perusahaan di Bosowa milik mertuanya, HM Aksa Mahmud, tokoh bisnis di pentas nasional.

Pada sisi lainnya, ia mewarisi dan menjiwai karakter birokrat karier dari pihak keluarganya. Sebuah perpaduan yang patut menjadi catatan warga pemilih.

Politik memang bukanlah hitungan matematis. Banyak faktor turut menentukan dalam kalkulasi politik tadi. Langkah dan jejak Munafri sudah pada jalur yang benar.

Setelah mengantongi dua partai, Appi tinggal menjaga akselerasinya secara terukur dan efektif dalam menapaki tahapan resmi maupun tahapan informal proses politik pemilihan walikota Makassar ini. Sekaligus mengkonsolidasikan dan mengharmonisasikan partai-partai calon pengusungnya.

Menunjukkan apresiasi atas respons warga yang menyambutnya secara hangat di mana pun ia berkunjung, memelihara api semangat dan harapan warga adalah hal penting. Dan tak kalah pentingnya ialah supporter dan relawannya, kompak dan tidak melakukan hal-hal fatal yang mendegradasi kinerjanya dan tidak membuat poin bagi lawannya.

Related posts

CELEBESONLINE